PENERAPAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS V PADA MATERI SIKLUS AIR

Authors

  • Risa Khaerunisa Khaerunisa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ani Nur Aeni Universitas Pendidikan Indonesia
  • Atep Sujana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36805/qmmzha92

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan video pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V pada materi siklus air. Pemahaman konsep yang dimaksud yaitu dengan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa pada ranah kognitif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen. Sehingga desain yang digunakan yaitu desain Nonequivalent Control Group, dengan melakukan pengujian pretest dan posttest pada kelompok tertentu. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dengan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan availability sampling dengan 20 siswa kelas V-A dan 20 siswa kelas V-B SD Negeri Buninagara 1. Pada hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dari penerapan video pembelajaran dengan skor 0,503 > 0,05. Kemudian hasil penelitian selanjutnya yaitu adanya peningkatan untuk kelas eksperimen dengan skor 47,8864 atau 47,8 % untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, sedangkan untuk hasil kelas kontrol dengan skor 26,5285 atau 26,5 % untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Lalu, pada hasil perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswa dengan skor rata-rata di kelas kontrol 58,05 sedangkan pada kelas eksperimen mempunyai rata-rata sebesar 63,35. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan video pembelajaran, adanya peningkatan kemampuan sedang pada pemahaman konsep siswa, dan terdapat perbedaan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-09-25

How to Cite

PENERAPAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS V PADA MATERI SIKLUS AIR. (2024). Jurnal Sekolah Dasar, 9(2), 9-21. https://doi.org/10.36805/qmmzha92