Main Article Content

Abstract

Abstrak


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi peranan bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan pada kurikulum 2013 di SDN Walahar 01. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitiannya adalah siswa  sekolah dasar kelas rendah (kelas II) dan kelas tinggi (kelas V). Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi peranan Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan di SDN Walahar 01 sudah dapat dikategorikan baik. Guru menggunakan bahasa Indonesia baik di dalam maupun di luar kelas. Bahkan, selama proses pembelajaran berlangsung, guru berusaha mengarahkan peserta didik untuk selalu berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia, meskipun masih ada beberapa guru yang terpaksa mengulang dan mengulas kembali materi menggunakan bahasa daerah saat peserta didik tidak memahami materi yang disampaikan. Peranan Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan pada kurikulum 2013 juga diimplementasikan oleh guru dengan mengintegrasikan antar KD, tema, maupun mata pelajaran pada saat proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan adalah membaca bahan ajar yang akan disampaikan, menelaah RPP, menyiapkan media pembelajaran, dan mengikuti langkah-langkah yang ada pada buku guru. Selain itu, peranan Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan juga dimaksimalkan oleh guru dengan membangun tahapan demi tahapan pembelajaran berbasis teks. Baik itu tahap membangun konteks, pemodelan teks, membangun teks bersama, atau pun tahap membangun teks mandiri. Sehingga, peserta  didik di SDN Walahar 01 sudah menunjukkan kemampuan dalam pembelajaran berbasis teks.


 


Abstract


The purpose of this study was to determine the implementation of the role of Indonesian as a carrier of knowledge in the 2013 curriculum at SDN Walahar 01. This research is a descriptive study with the research subjects being elementary school students in low grade (grade II) and high grade (grade V). Data collection techniques were obtained through observation and interviews. Data analysis uses data reduction techniques, data presentation, and verification. The results showed that the implementation of the role of Indonesian as a carrier of knowledge at SDN Walahar 01 was categorized as good. The teacher uses Indonesian both inside and outside the classroom. In fact, during the learning process, teachers try to direct students to always communicate using Indonesian, although there are still some teachers who are forced to repeat and review material using local languages ​​when students do not understand the material presented. The role of Indonesian as a carrier of knowledge in the 2013 curriculum is also implemented by teachers by integrating Basic Competencies, themes, and subjects during the learning process. The efforts made are reading the teaching materials that will be delivered, reviewing the lesson plan, preparing learning media, and following the steps in the teacher's book. In addition, the role of Indonesian as a carrier of knowledge is also maximized by the teacher by building step by step text-based learning. Whether it's the stage of building context, text modeling, building a shared text, or even the stage of building a standalone text. Thus, students at SDN Walahar 01 have demonstrated ability in text-based learning.

Article Details