EFEKTIVITAS REHABILITASI OLEH BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN KARAWANG (BNNK) DALAM PENANGANAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DIHUBUNGKAN DENGAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2010 TENTANG BADAN NARKOTIKA NASIONAL

  • Sartika Dewi Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Deny Guntara Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Gilang Wahyudin Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Rehabilitasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani penyalahgunaan narkotika,
bahwa pelaksanaan rehabilitasi dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkotika dapat
dilakukan melalui dua cara yaitu rehabilitasi sosial yang merupakan proses kegiatan pemulihan
secara terpadu, baik fisik, mental, maupun sosial. Selanjutnya rehabilitasi medis yang merupakan
proses dimana pecandu menghentikan penyalahgunaan narkotika dengan cara diberikan obatobatan dan pengawasan dokter. Penyalahgunaan narkotika merupakan kasus yang semakin hari
semakin meningkat, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas. Hal ini merupakan yang tidak bisa
dianggap ringan karena kebanyakan kasus penyalahgunaan narkoba justru dijumpai pada kaum
muda, generasi penerus bangsa. Narkotika berhasil menjadi candu yang sulit dihilangkan.
Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas rehabilitasi yang
dilakukan oleh badan narkotika nasional karawang. Adapun tujuan dari peneliti ini untuk
mengetahui efektivitas suatu rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika dilingkup badan
narkotika nasional karawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis
empiris. Hasil penelitian penulis adalah yang diambil dalam penelitian ini, upaya pemerintah dalam
menangani penyalahgunaan narkotika sudah sesuai prosedur, namun dari aspek praktis dirasakan
belum cukup efektif menurunkan tingkat penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Kata kunci : Rehabilitasi, Penanganan, Penyalahgunaan narkotika.

Published
2021-09-01