ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OMEPRAZOLE DAN RANITIDIN PADA PASIEN DISPEPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD UNDATA PALU
Abstrak
Angka prevalensi dispepsia terus meningkat, dengan kasus kekambuhan yang terjadi pada pasien tidak hanya menambah beban fisik dan psikologis pasien, tetapi juga dapat menimbulkan beban ekonomi baik pada pasien dan sistem kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya terapi pada pasien dispepsia berdasarkan nilai ACER. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data diperoleh dari catatan rekam medis dan data keuangan pasien dispepsia di RSUD Undata Palu. Analisis data dilakukan secara deskrptif menggunakan Microsoft excel dan statistik menggunakan uji Kruskal wallis, Chi-square dan independent T-test. Hasil penelitian berdasarkan uji kruskal wallis didapatkan p-value 0,002 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari diagnosis sekunder terhadap biaya medis langsung pasien dispepsia, dan hasil efektivitas biaya terapi berdasarkan nilai ACER pada omeprazle sebesar Rp 35.965 serta pada ranitidin sebesar Rp 28.965. Kesimpulan penelitian ini adalah ranitidin lebih cost effective dibandingkan dengan omeprazole pada pasien dispepsia di instalasi rawat inap RSUD Undata Palu.
Referensi
Boboya J., Hasrima, Kaimuddin, Purnomo H., Arfina A., & R.A. (2024) Bunga Rampai Kegawatdaruratan Non Trauma.
Eskandari, M., Alizadeh Bahmani, A.H., Mardani-Fard, H.A., Karimzadeh, I., Omidifar, N. and Peymani, P. (2022) “Evaluation of factors that influenced the length of hospital stay using data mining techniques.” BMC Medical Informatics and Decision Making.
Firman Syah, M.S., Manaf, A.A. and The, F. (2022) “Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Sindrom Dispepsia Fungsional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Khairun.” Medula.
Khoiriyah, S. D., & Lestari, K. (2018) “Kajian Farmakoekonomi Yang Mendasari Pemilihan Pengobatan Di Indonesia.” Farmaka.
Munarsih, F.C., Natadidjaja, R.I. and Syamsudin, S. (2018) “Pengaruh Pemberian Antibiotik berdasar Panduan terhadap Lama Tinggal pada Pasien Pneumonia Komunitas di Rumah Sakit.” Jurnal Penyakit Dalam Indonesia.
Pramatiara, Q.A. (2022) Analisis efektivitas biaya terapi Omeprazol Injeksi dibandingkan dengan ranitidin injeksi pada pasien dispepsia rawat inap di RSUD Pasar Rebo.
Rahayu, S., . S. and Pertiwi, E., &Wiwik (2023) “Factors Related to the Incident of Dyspepsia Syndrome.” KnE Social Sciences.
Saad, N. M. , Irwan, & Ahmad, Z.F. (2024) “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Puskesmas Wonggarasi I the Factors Associated With Hypertension in Elderly in the Working Area of Puskesmas ( Public Helath Center ) Wonggarasi I.” Gorontalo Journal Health and Science Community.
Sutaip, Wahyuniar, L., Iswarawanti, D.N. and Badriah, D.L. (2023) “Faktor Berhubungan Dengan Lama Rawat Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Di Wilayah Puskesmas Brebes.” Journal of Midwifery ….
Wibawani, E.A., Faturahman, Y. and Purwanto, A. (2021) “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020).” Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia.


