KAJI TINDAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN PRODUK KERAJINAN PADA ERA NEW NORMAL (STUDI KASUS PADA USAHA KERAJINAN BATOK BUAH BERENUK)

  • Netti Nurlenawati
  • Sari Marliani
  • July Yuliawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi mitra dalam mempromosikan produk kerajinan batok buah berenuk dengan penggunaan media sosial.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan  metode penelitian tindakan yang dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Oktober 2021 di tempat produksi kerajinan batok buah berenuk, Dusun Sumedangan Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang.  Penelitian dilakukan melalui tahapan diagnosis permasalahan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan tahap refleksi.  Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara serta analisis dokumen.  Analisis data melalui tahap reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. 

Hasil dari penelitian adalah masyarakat memiliki keinginan, kebutuhan dan selera yang berbeda beda, namun sebagian besar masyarakat cenderumg memiliki minat pada produk kerajinan  yang memiliki nilai guna tinggi, desain modern, unik, awet  dan memiliki kekhasan daerah Indonesia.  Produk kerajinan batok buah berenuk memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha kerajinan khas daerah Karawang.  Produk kerajinan batok buah berenuk belum memiliki pesaing dalam pasar online, sehingga memiliki peluang untuk dipromosikan dan dipasarkan melalui media sosial.

Kata Kunci: kaji tindak, pemasaran, kerajinan batok buah berenuk.

This study aims to provide solutions to problems faced by partners in promoting calabash shell craft products using social media.

The study used a qualitative approach and action research methods which were carried out from April to October 2021 at the calabash craft production site, Sumedangan Hamlet, Purwadana Village, Telukjambe Timur District, Karawang Regency. The research was conducted through the stages of problem diagnosis, action planning, action implementation, evaluation and reflection stages. Data were collected by  observation, interviews and document analysis. Data analysis uses the Miles and Huberman model which was data reduction, data display and drawing conclusions/verification.

The result of the research is that people have different desires, needs and tastes, but most people tend to have an interest in handicraft products that have high use value, modern designs, unique, durable and have the peculiarities of the Indonesian region. Calabash shell craft products have the opportunity to be developed into a craft business typical of the Karawang area. Calabash shell craft products do not yet have competitors in the online market, so they have the opportunity to be promoted and marketed through social media.

Keywords: action research, marketing, fruit shell, calabash

Published
2021-11-15
Section
Articles