UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP DAUN BAKUNG (CRINUM ASIATICUM L.) DENGAN PELARUT ETANOL DENGAN METODE DPPH (2,2-DHIPHENYL-1-PIRCYLHYDRAZYL)

  • Natasya Louisa Bachelor of Clinical Pharmacy, Faculty of Health Sciences, Universitas Prima Indonesia, Medan, 20118, Indonesia
  • Astriani Natalia Br Ginting Department of Clinical Pharmacy, Faculty of Health Sciences, Universitas Prima Indonesia, Medan, 20118, Indonesia
  • Nerly July Pranita Simanjuntak PUI Phyto Degenerative & Lifestyle Medicine, Universitas Prima Indonesia
  • Marlina L Simbolon Prodi Profesi Bidan Program Profesi STIKes Mitra Husada Medan
Kata Kunci: antioksidan, Crinum asiaticum L, DPPH, ekstrak etanol, metabolit sekunder

Abstrak

Radikal bebas merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya stres oksidatif yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan alami dari tumbuhan berpotensi digunakan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan antioksidan sintetis. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami adalah bakung (Crinum asiaticum L.), yang telah lama dimanfaatkan secara tradisional, namun kajian ilmiahnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.) menggunakan metode DPPH serta mengkaji profil senyawa metabolit sekundernya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi golongan senyawa, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH dan dinyatakan dalam nilai IC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bakung mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, serta triterpenoid/steroid. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bakung memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 13,73 µg/mL, meskipun masih lebih rendah dibandingkan vitamin C sebagai kontrol positif yang memiliki nilai IC₅₀ sebesar 8,56 µg/mL. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.) berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dan memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut dalam bidang farmasi dan kimia bahan alam.

Referensi

Adriana, U. H., Nofita, N., & Marcelia, S. (2024). Uji aktivitas kombinasi ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum × africanum Lour.) dan pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) sebagai antibakteri pada Salmonella typhi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(1), 196–203.

Alam, M. N., Bristi, N. J., & Rafiquzzaman, M. (2013). Review on in vivo and in vitro methods evaluation of antioxidant activity. Saudi Pharmaceutical Journal, 21(2), 143–152. https://doi.org/10.1016/j.jsps.2012.05.002

Anggun Pratiwi, Razoki, Razoki, Yunus, M., & Harahap, D. W. S. (2025). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dengan metode DPPH. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(2), 257–264. https://doi.org/10.55606/jikki.v5i2.6231

Astriani Natalia Br Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Gusbakti Rusip, & Gusbakti Rusip. (2025). Model Aktivitas Antidiabetik Nanopartikel Ekstrak Daun Cep-Cepan (Castanopsis costata) pada Tikus Putih yang Diinduksi Streptozotocin. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i2.9408

Astriani Natalia Br Ginting, Vera Estefania Kaban, Roy Indrianto Bangar, & Daimah W. S. Harahap. (2025). Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Gel Minyak Atsiri Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) terhadap Propionibacterium acnes. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(1), 75–88. https://doi.org/10.55123/insologi.v4i1.4844

Caroline Theodora, Astriani Natalia, Rena Meutia, & Nerly Juli Pranita Simanjuntak. (2025). Identifikasi Kandungan Deksametason Dalam Jamu Asam Urat Dan Rematik Yang Beredar Di Kota Medan. Sains Farmasi Dan Kesehatan, 2, 303–307.

Desita, M., Roy Indrianto Bangar Siagian, & Astriani Natalia Br Ginting. (2025). Efek Pemberian Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Buah Jeruk Bali (Citrus Maxima Merr) terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Hiperglikemia. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(6), 1252–1264. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i6.7120

Fahiroh, J., Arifin, N., Devitri, R. W., Septiarini, R. T., Zahara, E. S., Maulidya, V., Maulidya, Y. E., Rahmawati, E. E., Sabila, Z., Humaidah, Z., Hisbiah, Y., Charles, I., Klau, S., & Ningsih, A. W. (2025). Tinjauan literatur: Efektivitas maserasi sebagai metode ekstraksi fitokimia. Obat, 3(6), 228–242. https://doi.org/10.61132/obat.v3i6.19

Jecika Stefany Br. Tumanggor, Razoki, Razoki, Yunus, M., & Harahap, D. W. S. (2025). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol herba sirih cina (Peperomia pellucida L.) dengan metode DPPH. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(2), 241–248. https://doi.org/10.55606/jikki.v5i2.6142

Kedare, S. B., & Singh, R. P. (2011). Genesis and development of DPPH method of antioxidant assay. Journal of Food Science and Technology, 48(4), 412–422. https://doi.org/10.1007/s13197-011-0251-1

Kimia dan Pendidikan Kimia, J., Fatmawati, I. S., & Ode Mulyana, W. (2023). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan metode DPPH. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 12.

Munteanu, I. G., & Apetrei, C. (2021). Analytical methods used in determining antioxidant activity: A review. International Journal of Molecular Sciences, 22(7), 3380. https://doi.org/10.3390/ijms22073380

Putri, I. A. (2023). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% batang nilam (Pogostemon cablin Benth.) dengan metode DPPH. Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciences and Clinical Research, 1(2), 1–16.

Silalahi, M. (2021). Crinum asiaticum: Botani, pemanfaatan dan bioaktivitas. Eksakta, 6(2), 202–208. https://doi.org/10.31604/eksakta.v6i2.202-208

Suryani Nasution, I., Patrisia Siregar, A., Natalia Br Ginting, A., Estefania Kaban, V., & Indrianto Bangar, R. (2025). Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara (PCJN) Antihyperuricemic Effectiveness Test of Ethanol Extract of Kedondong Pagar Leaf (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) on Male White Rats (Ratus norvegicus). Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara, 03, 01–09. https://doi.org/10.58549/pcjn.v3i03.137

Diterbitkan
2026-03-31