TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS CIKARANG
Abstrak
Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk Kabupaten Bekasi yang memiliki beban kasus tinggi. Penurunan kualitas hidup sering dialami pasien TB akibat gejala klinis, stigma, dan efek samping obat. Meskipun pengetahuan dan kepatuhan dianggap berperan dalam keberhasilan terapi, bukti mengenai pengaruhnya terhadap kualitas hidup masih bervariasi dan belum banyak diteliti di wilayah Cikarang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan dengan kualitas hidup pasien TB paru di Puskesmas Cikarang Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 93 pasien TB paru rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi (usia 17–65 tahun, sedang menjalani terapi kategori I/II, mampu berkomunikasi, dan bersedia menjadi responden) serta eksklusi (memiliki penyakit penyerta signifikan). Sampel diperoleh melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan, Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), dan Short Form-36 (SF-36). Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (86%), kepatuhan sedang–tinggi (86%), dan kualitas hidup tinggi (55,9%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup (p = 0,468), maupun antara kepatuhan dengan kualitas hidup (p = 0,962). Pengetahuan dan kepatuhan tidak berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pasien TB paru. Peningkatan kualitas hidup memerlukan intervensi yang lebih komprehensif, termasuk manajemen efek samping, dukungan psikososial, dan pemantauan kondisi klinis, bukan hanya peningkatan pengetahuan dan kepatuhan.
Referensi
Barza, Karuma, Enrawani Damanik, and Restu Wahyuningsih. 2021. “Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Di Rs Medika Dramaga.” Jurnal Farmamedika 6 (2): 42–47. http://ejournal.sttif.ac.id/index.php/farmamedika/article/view/121.
Dinkes Jawa Barat. 2024. “Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen Dalam Dua Tahun Terakhir.” Rilis Humas Jabar. 2024. https://jabarprov.go.id/berita/temuan-kasus-tuberkulosis-jabar-selalu-100-persen-dalam-dua-tahun-terakhir-12478.
Kemenkes RI. 2020. “Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.” Kementerian Kesehatan RI. 2020. https://repository.kemkes.go.id/book/124.
Khasanah, Usfahtul, Purnawan Junadi, and Syaiful Mizan. 2024. “Gambaran Keberhasilan Pengobatan (Treatment Success Rate) Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Jatisampurna, Bekasi.” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) 7 (1): 210–16. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4379.
M.S Dewi. 2020. “Kualitas Hidup Dan Pengetahuan Pasien Dengue Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta.” Jurnal Farmasi Galenika 10 (3). https://doi.org/10.70410/jfg.v10i3.309.
M.S Dewi. 2023. “Tingkat Kepatuhan Pengetahuan Obat Anti Tuberkulosis ( OAT ) Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Cilamaya Karawang.” Jurnal Buana Farma 3 (3): 41–48. https://doi.org/10.36805/jbf.v313.836.
Pasaribu, Grace Florita, Myrnawati Crie Handini, Jasmen Manurung, Kesaktian Manurung, Rinawati Sembiring, and Mindo Tua Siagian. 2023. “Ketidakpatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru: Studi Kualitatif.” Jurnal Prima Medika Sains 5 (1): 48–56. https://doi.org/10.34012/jpms.v5i1.3788.
Sofiana, Liena, and Sri Achadi Nugraheni. 2022. “Quality of Life Determinant Factors in Tuberculosis Patients in Indonesia: Literature Review.” Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan 7 (2): 347–54. https://doi.org/10.30604/jika.v7i2.899.
Walden-Gałuszko, Krystyna de, Alicja Heyda, Magdalena Wojtkiewicz, Piotr Mróz, Mikołaj Majkowicz, and Mariusz Wirga. 2021. “High Prevalence of Somatic Complaints and Psychological Problems despite High Self-Declared Quality of Life in Long-Term Cancer Survivors.” Oncology in Clinical Practice 17 (3): 89–97. https://doi.org/10.5603/OCP.2021.0005.
WHO. 2023. Report 20-23. January. Vol. t/malaria/.
Widani, Ni Luh, and Sondang Ratnauli Sianturi. 2020. “Relationship Between Drug Consumption, Supervisors’ Knowledge and Support, and Patients’ Obedience to Take Tuberculosis Drugs.” IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) 4 (1): 46–52. https://doi.org/10.18196/ijnp.41107.
Yunita, Shasa, Nurfadhilah Nurfadhilah, Triana Srisantyorini, and Dadang Herdiansyah. 2022. “Analisis Spasial Kejadian Tuberkulosis Berdasarkan Lingkungan Fisik.” Environmental Occupational Health and Safety Journal 3 (1): 1. https://doi.org/10.24853/eohjs.3.1.1-10.


