HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN DAN PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS MEKARMUKTI TAHUN 2025
Abstrak
Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan nasional, sekaligus indikator penting pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Indonesia masih menghadapi beban tinggi tuberkulosis, menempati peringkat kedua setelah India dengan jutaan kasus setiap tahun. Angka keberhasilan pengobatan belum mencapai target nasional, sementara Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bekasi, mencatat kasus tertinggi. Di Puskesmas Mekarmukti, pada tahun 2016 ditemukan 81 kasus baru TB paru BTA (+) dan 16 kasus lama, dengan total 97 penderita, menunjukkan pentingnya pengendalian berkelanjutan di layanan primer.. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan pasien TBC di Puskesmas Mekarmukti. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode observasional dengan teknik total sampling sebanyak 95 responden. Instrumen berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya hubungan usia dengan pengetahuan (p=0,000), pendidikan dengan pengetahuan (p=0,041), serta kategori pengobatan dengan pengetahuan (p=0,028). Usia juga berhubungan dengan kepatuhan (p=0,002). Namun, pengetahuan tidak berhubungan signifikan dengan kepatuhan (p=0,337).
Referensi
Annisa, N., & H, S. P. (2019). Pengaruh Kategori Pengobatan Terhadap Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Manarang, 5(2), 64.
Dewi, M. S., A, N., & Oktaviona, N. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di RSUD Kab. Bekasi. Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 7 (3), 1–23. https://doi.org/10.36387/jifi.v7i3.2310
Dewi, M. S., A, N., & S, I. P. (2023). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Cilamaya Karawang. Jurnal Buana Farma, 3(3), 41–48. https://doi.org/10.36805/jbf.v3i3.836
Emir Y. M. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 288–291. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.173
Gde T. D., et al . (2024). Analisis Pola Sebaran Kasus TBC di Jawa Barat Dengan Pendekatan VTMR dan Autokorelasi Spasial. Journal on Education, 06(03), 16159–16176.
Handayani, L. (2024). Studi Epidemiologi Tuberkulosis Paru (TB) di Indonesia: Temuan SurveyKesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM), 4(1), 1–9.
Ira W. S., et al. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Tuberkulosis Pasien Di Puskesmas Bontosunggu Kota Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Tahun 2024. 04(1).
Kementrian Kesehatan. (2016). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
Kemenkes. (2024). Laporan Hasil Studi Inventori Tuberkulosis Indonesia.
Mellyana, V., et al. (2022). Hubungan Pengetahuan terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Binangun Cilacap. INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal), 5(2), 1. https://doi.org/10.21927/inpharnmed.v5i2.1884.
Meyrisca, M., et al. (2022). Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Dengan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Sungai Betung Bengkayang. Lumbung Farmasi; Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(2), 277–282.
Ningsih, A. S. W., et al. (2022). Kajian Literatur Pengobatan Tuberkulosis Paru dan Efek Samping Obat Antituberkulosis di Indonesia. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15, 231–241. https://doi.org/10.25026/mpc.v15i1.647.
Putu, N., et al. (2021). Hubungan Pekerjaan dan Pendidikan dengan Kejadian TB Paru di Kota Kupang. Inovasi Kesehatan Global, 4(1), 139–148. https://doi.org/10.62383/ikg.v1i4.1213.
Rahmi, U. (2020). Analisis Faktor Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru di Bandung. Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan, 10(1), 23–28. https://doi.org/10.24929/fik.v10i1.930.
Ramadhani, A., & A, D. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis pada Penderita TB di Fasilitas Pelayanan Tingkat Pertama. Journal of Religion and Public Health, 3(2), 95–101. https://doi.org/10.15408/jrph.v3i2.28829.
Safitri, A., & R. S. (2021). Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien TB Berdasarkan Kategori Pengobatan di Puskesmas Bengkulu Utara. Jurnal Kesehatan Komunitas, 13(1), 30–37. https://jurnalkesmas.poltekkesbengkulu.ac.id
Sondang, B., et al. (2021). Analisis Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap kepatuhan Menelan Obat Anti Tuberkulosis pada Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal KESMAS, 10(4), 7–15.
WHO. (2023). Laporan tuberkulosis global tahun 2023. In WHO.
Widiati, B., & M, M. (2021). Analisis Faktor Umur, Tingkat Pendidikan, Pekerjaan dan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Korleko, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Sanitasi Dan Lingkungan, 2(2), 173–184. https://e-journal.sttl-mataram.ac.id/
Widyaningtyas, P., et al. (2020). Efikasi Diri Dan Tingkat Pendidikan Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis. Proceeding of The …, 1, 256–260. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1075.
Zata, I., et al. (2024). Hubungan Pekerjaan Yang Beresiko Terinfeksi Tb :Analisis Data Pasien Di Uptd Rs Khusus ParuPemprovsu 2020 - Agustus 2024. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 6905–6914.


