EVALUASI KEKUATAN UJI TARIK PADA PROSES PENGELASAN BUSUR LISTRIK BEDA MATERIAL SPHC DAN S30-C

  • Abdurahman Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Sukarman Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Apang Djafar Shieddieque Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  • Safril Politeknik STMI Jakarta
  • Dibyo Setiawan Universitas Mpu Tantular
  • Nana Rahdiana Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: Pengelasan busur lisrik, Uji tensile strength , Baja karbon rendah, Parameter pengelasan, Diameter filler.

Abstract

Paper ini membahas tentang pengaruh pengauh parameter pengelasan busur listrik (shielded metal arc welding-SMAW) terhadap kekuatan pengujian tensile strength. Proses pengelasan shielded metal arc welding merupakan salah satu teknik penyambungan logam yang banyak digunakan. Pada proses pengelasan, beerapa variable yang harus diperhatikan adalah penggunaan kuat arus pengelasan, voltase/tegangan dan diameter filler yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan menggunakan material baja carbon rendah SPHC dengan ketebalan 3.0 mm yang digabungkan dengan matrial S30-C. Peneitian dilakukan dengan menggunakan mesin las dengan input power 4.6 kVA. Hasil pengujian mengkonfirmasi bahwa nilai tensile strength tertinggi dicapai pada penyetingan parameter pengelasan kuat arus 135 A, tegangan/ voltase 8 volt dan diameter filler 3.2 mm didapatkan nilai tensile strength tertinggi yaitu 481.74 N/mm2. Sedangkan untuk nilai tensile strength terendah dicapai pada penyetingan pengelasan kuat arus 110 A, tegangan/ voltase 9 volt dan diameter filler 3.2 mm dengan nilai 232.21 N/mm2.

Published
2021-01-03