Implementasi Data Mining Untuk Clustering Asal Daerah Pengunjung Pada Wisata Alam Puncak Sempur Kabupaten Karawang

  • Adinda Ryanda
  • Ahmad Fauzi
  • Elsa Elvira Awal
Keywords: Clustering, Data mining, k-means, k-medoid, puncak sempur.

Abstract

Setiap pengelola objek wisata melakukan pendataan kunjungan wisatawan, pendataan ini sangat diperlukan dalam menentukan target promosi. Puncak sempur merupakan salah satu objek wisata alam di Karawang yang melakukan pendataan kunjungan wisatawan melalui buku pengunjung, namun tidak mudah dalam menentukan daerah kurang peminat jika dilihat dari buku daftar pengunjung. Teknik yang tepat dalam permasalahan tersebut berdasarkan penelitian sebelumnya adalah teknik Data Mining clustering, yang dimana prosesnya melalui pengelompokan dengan  proses algoritma K-means dan K-medoids. Variabel yang dibutuhkan dalam data mining ini berupa asal daerah pengunjung dan jumlah pengunjung, yang di mana data tersebut dapat ditemui pada buku daftar pengunjung. Data yang didapat terdiri dari 1.797 wisatawan dan 32 daerah akan  dihitung manual dan bahasa phyton menggunakan algoritma k–means dan dibandingkan dengan perhitungan algoritma k-medoid, hasil perhitungan algoritma k-means dan k-medoid berbeda sehingga dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat akurasi dengan menggunakan metode Silhouette coefficient. Hasil evaluasi menunjukan algoritma k-means lebih baik akurasinya yaitu dengan nilai 0,8% sedangkan algoritma k-medoid memiliki nilai akurasi di bawah algoritma k-means yaitu 0,7%. Jadi hasil perhitungan algoritma k-means yang lebih baik untuk hasil penelitian
ini yaitu 1 daerah asal wisatawan yang tergolong ramai (C0), 1 daerah asal wisatawan yang  tergolong sedang (C1), dan 28 daerah asal wisatawan yang tergolong sepi (C2).

References

[1] Van Daffa, K., & Ratnasari, I. (2022). Pengaruh Citra Destinasi dan Promosi Terhadap Kepuasan Wisatawan di Puncak Sempur Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1), 362-372.
[2] Maulida, L. (2018). Penerapan Data mining dalam Mengelompokkan Kunjungan Wisatawan ke Objek Wisata Unggulan di Prov. DKI Jakarta dengan K-Means. JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga), 2(3), 167-174.
[3] Kahar, N., Puad, L., & Istuti, M. (2020). ANALISIS PENGELOMPOKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE OBJEK WISATA UNGGULAN DI PROVINSI JAMBI BERBASIS DATA MINING. JURNAL AKADEMIKA, 13(1), 66-72.
[4] Irnanda, K. F., Windarto, A. P., Hartama, D., & Wanto, A. (2019). ANALISA METODE DATA MINING PADA PENGELOMPOKAN LAPANGAN KERJA INFORMAL SEKTOR NON-PERTANIAN. KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer), 3(1).
[5] Ali, I., Dikananda, A. R., Ma'ruf, F. A., & Abdurohman, M. (2021). PENGELOMPOKAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN KATEGORI USIA 0-18 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK MENENTUKAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA DI KABUPATEN CIREBON. JURNAL MANAJEMEN INFORMATIKA (JUMIKA), 8(1).
[6] Indriyani, F., & Irfiani, E. (2019). Clustering Data Penjualan pada Toko Perlengkapan Outdoor Menggunakan Metode KMeans. JUITA: Jurnal Informatika, 7(2), 109-113.
[7] Paembonan, S., & Abduh, H. (2021). Penerapan Metode Silhouette Coefficient untuk Evaluasi
Clustering Obat. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 6(2), 48-54.
Published
2023-07-31