Implementasi Fuzzy Logic Tsukamoto pada Deteksi Kondisi Badan Berdasarkan Suhu Tubuh
Abstract
Covid – 19 atau Coronavirus Disease pertama kali muncul di negara China pada tahun 2019 dan menyebar secara luas hingga saat ini. Salah satu pencegahan untuk mengurangi dampak penyebarannya yaitu dengan memeriksa suhu tubuh. Suhu tubuh normal antara 36,5°C sampai 37,5°C, apabila melebihi 37,5°C maka terindikasi virus corona. Salah satu bagian penting dari parameter pencegahan penyebaran Covid – 19 yaitu dengan mengecek suhu tubuh, maka diperlukan alat untuk mendeteksi kondisi badan berdasarkan suhu tubuh sebagai pendeteksian awal pencegahan virus corona. Nodemcu ESP8266 yang bersifat open source dapat menjalankan sensor suhu tanpa kontak berdasarkan radiasi inframerah berbasis Internet Of Things. Metode Fuzzy Logic Tsukamoto dapat memberikan suatu keputusan yang pasti. Pendeteksian kondisi badan menggunakan metode Fuzzy Logic Tsukamoto yang diterapkan untuk mengklarifikasi keputusan benar atau salah pada kondisi badan seseorang. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan sensor MLX90614 memiliki selisih hingga 1,29°C dengan alat thermo gun. Pada deteksi kondisi badan menggunakan metode Fuzzy Logic Tsukamoto memiliki tingkat akurasi hingga 86,7%. Hasil suhu tubuh dan kondisi badan beserta input nama lengkap di simpan dalam database dan ditampilkan pada web.
References
[2] S. Hartanto and A. D. Prabowo, “Rancang Bangun Sistem Absensi Dengan Pemeriksaan Suhu Tubuh Berbasis Arduino ATmega2560,” J. Ilm. Elektrokrisna, vol. 09, no. 3, pp. 27–40, 2021.
[3] R. Wulandari, “Rancang Bangun Pengukur Suhu Tubuh Berbasis Arduino Sebagai Alat Deteksi Awal Covid-19,” Pros. SNFA (Seminar Nas. Fis. dan Apl., pp. 183–189, 2020.
[4] U. Achlison, “Analisis Implementasi Pengukuran Suhu Tubuh Manusia dalam Pandemi Covid-19 di Indonesia,” J. Ilm. Komput. Graf., vol. 13, no. 2, pp. 102–106, 2020.
[5] N. R. A. N. A. Nani, L. Syafa`ah, and M. Nasar, “Pengembangan Pendeteksi Suhu Tubuh Dan Kadar Oksigen Darah Untuk Pencegahan Dini Penularan Covid-19,” Semin. Nas. Teknol. dan Rekayasa, pp. 105–114, 2020.
[6] F. Azmi, G. Pasaribu, and R. Imanuel, “Healthy Smart Door Based On Body Temperature Using Arduino Uno And Fuzzy Logic,” J. Infokum, vol. 9, no. 2, pp. 236–241, 2021.
[7] H. Y. Putra and U. Budiyanto, “Rancang Bangun Pengukur Suhu Tubuh Menggunakan Multi Sensor Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), vol. 1, no. 10, pp. 543 549, 2021.
[8] V. Polly, S. Pandelaki, and K. Dame, “Alat Pendeteksi Suhu Tubuh Contactless Menggunakan MLX90614 Berbasis Mikrokontroler Dengan Fitur Suara,” J. Realt., vol. 16, no. 2, pp. 49–53, 2020.
[9] S. R. Sokku and S. F. Harun, “Deteksi Sapi Sehat Berdasarkan Suhu Tubuh Berbasis Sensor MLX90614 dan Mikrokontroller,” Pros. Semin. Nas. LP2M UNM, pp. 613–617, 2019.
[10] A. Amri, “Dampak Covid-19 Terhadap UMKM Di Indonesia,” J. Brand, vol. 2, no. 1, pp. 123–130, 2020.
[11] M. K. Wulandari, A. Anggarawan, and S. Hadi, “Perancangan Pemeriksaan Suhu Tubuh Otomatis Menggunkan Nodemcu ESP8266 Yang Dilengkapi Perangkat Penyimpanan Data Berbasis Web,” vol. 19, 2021.