Deteksi Bentuk Candi Jiwa dan Candi Blandongan Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network
Abstract
Candi merupakan sebuah peninggalan umat hindu buddha yang berbentuk bangunan kuno. Candi jiwa dan candi blandongan merupakan sebuah warisan kerajaan hindu-buddha yang sekarang dijadikan wisata sejarah yang berada di antara kecamatan batujaya dan kecamatan pakis jaya yang sering disebut situs percandian batu jaya ini banyak sekali nilai sejarah, pengunjung tidak hanya menikmati bangunan peninggalan situs percandian batujaya namun juga bisa mengetahui sejarah yang terdapat pada candi tersebut, untuk mempertahankan nilai sejarah dan untuk mengetahui bentuk candi jiw dan candi blandongan maka dibuatlah sistem deteksi atara kedua candi ini agar pengunjung mengetahui mana yang candi jiwa dan mana yang candi blandongan dengan sistem deteksi menggunakan citra digital. Sistem yang di buat ntuk mendeteksi bentuk candi jiwa dan candi blandongan dengan menggunakan metode convolutional neural network ini mendapatkan nilai akurasi dengan pengujian menggunakan bahasa pemograman python 52,78% dan untuk akurasi pengujiaan didaptkan nilai akurasi sebesar 80%.
References
[2] S. Lorent, “Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network Untuk Klasifikasi Ekspresi Wajah Neural Network Untuk Klasifikasi,” Skripsi , UMN, 2021, [Online]. Available: http://kc.umn.ac.id/id/eprint/17494.
[3] S. Desintha and R. Varian, “User interface website situs batujaya karawang,” TITIK IMAJI, vol. 2, pp. 48–54, 2019.
[4] R. Mehindra Prasmatio, B. Rahmat, and I. Yuniar, “Algoritma Convolutional Neural Network,” J. Inform. dan Sist. Inf., vol. 1, no. 2, pp. 510–521, 2020.
[5] R. P. Arum, A. Prasetiadi, and C. Ramdani, “Deteksi Rasa Berdasarkan Citra Buah Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network Dengan Teknik Identitas Ganda,” IJIS - Indones. J. Inf. Syst., vol. 6, no. 1, 2021, doi: 10.36549/ijis.v6i1.132.