Penyiraman Air dan Nutrisi untuk Tanaman dalam Pot Secara Otomatis Menggunakan Arduino Uno dengan Algoritma Fuzzy Logic

  • Siti Robiah Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Jamaludin Indra Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Anis Fitri Nur Masruriyah Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: Arduino uno, Fuzzy Logic Mamdani, Part Per Million, Penyiraman Tanaman Otomatis

Abstract

Pertumbuhan penduduk setiap saat semakin bertambah hal ini menyebabkan berkurangnya lahan kosong untuk dijadikan sebagai lahan pertanian. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan penanaman tanaman di dalam pot. Faktor yang menentukan keberhasilan dalam penanaman yaitu tersedianya air dan nutrisi yang cukup dalam kondisi panas maupun hujan. Sehingga diperlukan alat penyiram tanaman otomatis untuk mengontrol kecukupan air dan nutrisi. Alat penyiraman tanaman yang dibuat menggunakan metode fuzzy logic mamdani. Sistem penyiraman ini diatur otomatis berdasarkan kondisi dari nilai sensor kelembaban tanah. Pemberian nutrisi tanaman disesuaikan dengan kebutuhan part per million (PPM) tanaman yang dikontrol oleh sensor total dissolved solid (TDS). Penelitian yang dilakukan terhadap alat penyiram otomatis ini mempunyai tingkat akurasi sistem 95.25%. Sehingga alat penyiram tanaman ini mampu diandalkan sebagai alat pengontrol kebutuhan air dan nutrisi pada tanaman yang ditanam didalam pot.

References

[1] Prihatin, R. (2015, Desember Rabu). Alih Fungsi Lahan Di Perkotaan. Penggunaan Lahan, hal. 6.
[2] Syafrudin. (2019). Perancangan Sistem Penyiraman Otomatis Tanaman Bawang Merah Dengan Metode Fuzzy Sugeno. http://etheses.uin-malang.ac.id/, 73.
[3] Azmi, F., Louise , J., & Sitompul, Z. (2020). Design Of Smart Garden Sprinklers Based On Fuzzy Logic. Jite, http://ojs.uma.ac.id/index.php/jite.
[4] Evvioson, Kafiar, E., Mamahit, & Allo, D. (2018). Rancang Bangun Penyiraman Tanaman Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor Kelembaban. Jurnal Teknik Elektro Dan Komputer, 3.
[5] Faudin, A. (2017). Cara Mengakses Relay Menggunakan Arduino Uno. nyebarilmu.com.
[6] Kasiram, M. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif Kuantitatif. Uin Malang Pers, uin-malang.ac.id.
[7] Mahardika, A. G., & Kartadie, R. (2019). Mengatur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/evolusi/about, Volume 3 No 2.
[8] Muis, S. (2013). Prinsip Kerja LCD dan Pembuatannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
[9] Muliawan, A., Amalinda, F., & Prasetio, I. (2018 ). Rancang Bangun Pengendali Pompa Miniatur Berbasis Mikrokontroler Arduino Bluetooth 4Ch. Jurnal Ilmiah GIGA , Volume 21 (2) Halaman 80-86 .
[10] Pambudi,G.W.(2020).BelajarArduinoFromZeroToHero.JawaTengah:https://www.cronyos.com.
[11] Prabowo,Y.D.,&Junaidi.(2013).ProjectSistemKendalaElektronikBerbasisArduino.BandarLampung:Aura CV. Anugrah Utama.
[12] Ruhimat, M. (2015). Tekanan Penduduk Terhadap Lahan. Jurnal Pendidikan Geografi, Volume 15, Nomor 2, Halaman 59 - 65.
[13] Setiawan, E., Andista, F. W., & Djunaidi. (2021). Penentuan Jumlah Produksi Dengan Aplikasi Metode Fuzzy – Mamdani. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, https://journals.ums.ac.id/index.php/jiti/article/view/1368/924.
[14] Soemarwoto,O.(1989).AnalisisDampakLingkungan.Yogyakarta:UGM.
[15] Susilawati.(2019).DasarDasarBertanamSecaraHidroponik.Palembang:UniversitasSriwijaya.
[16] Syafnidawaty.(2020).LogikaFuzzy.LogikaFuzzy,https://raharja.ac.id/2020/04/06/Logika-fuzzy/.
[17] Ulfa. (2015). Sensor Konduktivitas / TDS / Kadar Garam. Produk - 510 - Sensor- Konduktivitas/ TDS / Kadar Garam, 13.
[18] Widodo, A. E., Suleman, & Safudin, M. (2019). Pemanfaatan Arduino Untuk Mendeteksi Kelembaban Tanah. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/evolusi/about, Vol 7 No 2.
Published
2022-07-01