Penerapan Raspberry Pi pada Inkubator Penetasan Telur Bebek

  • Muhammad Cesar Afriansyah Arief
  • Jamaludin Indra
  • Anis Fitri Nur Masruriyah
Keywords: Arduino Uno, Bebek, IFS, Inkubator, Raspberry Pi, Sensor, Telur.

Abstract

Telur merupakan salah satu sumber protein berharga relatif murah selain daging dan kacang-kacangan. Pada telur bebek
terdapat keunggulan akan banyak kandungan vitamin yang mampu membantu tumbuh kembang anak. Telur bebek
memiliki kelemahan pada proses reproduksi karena induk bebek tidak dapat mengerami telurnya sendiri. Sehingga
diperlukan pengembangan alat inkubator penetasan telur supaya lebih mempermudah dalam proses reproduksi telur bebek.
Raspberry Pi merupakan microcomputer yang mampu memonitor Arduino Uno sebagai microcontroller berbagai sensorsensor dan komponen yang terpasang. Metode Intuitionistic Fuzzy Set (IFS) digunakan dalam penelitian untuk perhitungan
ketidakjelasan nilai dalam sensor. Sensor yang digunakan berupa: DHT22, MQ135 dan Water Level. Nilai yang dihasilkan
sensor berupa masukan untuk Raspberry Pi, dengan nilai tersebut metode IFS bekerja untuk menentukan sebuah nilai
berupa keluaran. Nilai keluaran merupakan sebuah perintah untuk relay dalam menggerakkan perangkat keras seperti Mist
Maker, Aerator dan Motor Pompa Air. Hasil yang diharapkan adalah perhitungan dalam metode IFS mampu
memaksimalkan kinerja inkubator dalam proses penetasan telur bebek. Hasil perbandingan dari pengujian sensor dengan
alat ukur mendapatkan selisih nilai dengan rata-rata, suhu 0.63º C, pada kelembapan sebesar 2.04% dan pada kadar gas sebesar
9.93 ppm. Hasil pengujian pada kinerja inkubator penetasan telur mendapatkan tingkat akurasi sebesar 90%.

References

[1] K. P. dan Kebudayaan, “Kamus Besar Bahasa Indonesia,” Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, 2016. [Online]. Available:
https://kbbi.kemdikbud.go.id/Beranda.
[2] A. C. Oktaviani, R. Pratiwi, and F. A. Rahmadi, “Asupan Protein Hewani Sebagai Faktor Risiko Perawakan Pendek Anak Umur 2-4 Tahun,” J.
Kedokt. Diponegoro, vol. 7, no. 2, pp. 977–989, 2018.
[3] Angga Yana, I. Setiawan, and D. Garnida, “EKSPLORASI TINGKAH LAKU ENTOK (Cairina moschata) MENGERAMI TELUR ITIK PADA
[4] F. Ali and N. A. Amran, “Development of an Egg Incubator Using Raspberry Pi for Precision Farming,” Int. J. Agric. For. Plant., vol. 2, no. May,
pp. 40–45, 2016.
[5] K. Apriliya, S. Alam, and E. Nasrullah, “Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembaban Inkubator Telur Melalui Jaringan Global System for Mobile
Comunication Berbasis Short Message Service,” vol. 10, no. 3, 2016.
[6] F. B. Paimin, Membuat dan Mengelola Mesin Tetas, Edisi revi. Bogor: Penebar Swadaya, 2004.
[7] M. Rahman, M. Hossen, and T. Rahama, “Raspberry Pi as Sensor Node and Hardware of the Internet of Things ( Iot ) for Raspberry Pi as Sensor
Node and Hardware of the Internet of Things ( Iot ) for Smart Home,” no. January, 2017.
[8] Burhannudin, M. and Hidayat, N. (2017) ‘Pemodelan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Tanaman Apel Manalagi Dengan Metode Backward
Chaining Menggunakan Certainty Factor’, 1(5), pp. 399–404
Published
2021-12-21