Penerapan Smart Contract Ethereum pada Aplikasi Crowdfunding dengan Keamanan Keccak-256
Abstract
Crowdfunding telah muncul sebagai metode yang populer untuk mengumpulkan dana secara daring. Namun, permasalahan seperti salah urus dana dan kurangnya transparansi masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengembangkan platform crowdfunding berbasis teknologi blockchain menggunakan smart contract pada Ethereum. Sistem yang dikembangkan menjamin transparansi, integritas, dan ketertelusuran transaksi dengan mencatat seluruh aktivitas secara permanen di blockchain. Setiap kampanye penggalangan dana diidentifikasi menggunakan ID unik yang dihasilkan melalui algoritma hashing Keccak-256, sehingga mampu mencegah duplikasi data serta memastikan proses pengindeksan yang aman. Proses pengembangan sistem meliputi perancangan smart contract, implementasi antarmuka berbasis web, serta penerapan server backend untuk penyimpanan gambar menggunakan Express.js. Pengujian fungsionalitas sistem dilakukan menggunakan metode black-box testing pada beberapa skenario, seperti pembuatan kampanye, pemrosesan donasi, dan validasi penarikan dana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik, di mana setiap fitur inti berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan integritas data tetap terjaga. Transparansi dicapai melalui transaksi yang dapat diverifikasi secara publik, sementara penggunaan Keccak-256 memberikan perlindungan yang efektif terhadap potensi gangguan. Selain itu, analisis biaya gas menunjukkan bahwa transaksi berada dalam kisaran biaya yang wajar untuk implementasi skala kecil. Studi ini menunjukkan bahwa sistem berbasis blockchain mampu meningkatkan kepercayaan terhadap platform crowdfunding serta dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sistem penggalangan dana yang transparan dan aman di masa depan.
References
[2] V. Butticè and S. Vismara, “Inclusive digital finance: the industry of equity crowdfunding,” J. Technol. Transf., vol. 47, no. 4, pp. 1224–1241, Aug. 2022, doi: 10.1007/s10961-021-09875-0.
[3] P. A. Setyaningrum, “Pengaruh Inovasi Crowdfunding, Technology Acceptance Model, dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Berdonasi Secara Online Pada Platform Crowdfunding,” Universitas Islam Indonesia, 2021. [Online]. Available: http://dspace.uii.ac.id/123456789/43960
[4] A. W. Asshidiq, “Penerapan Prinsip Keterbukaan Dalam Securities Crowdfunding Sebagai Upaya Melindungi Investor Dari Informasi Yang Menyesatkan,” Universitas Islam Indonesia, 2023. [Online]. Available: dspace.uii.ac.id/123456789/47619
[5] D. Irawan, A. A. Puspitasari, S. W. W. Astuti, and A. Widyastuti, “Persepsi Keamanan, Kepercayaan, dan Akuntabilitas Perusahaan Terhadap Niat Berdonasi Melalui Fintech Crowdfunding,” ISOQUANT J. Ekon. Manaj. dan Akunt., vol. 6, no. 1, pp. 73–89, Apr. 2022, doi: 10.24269/iso.v6i1.1035.
[6] H. Guo and X. Yu, “A survey on blockchain technology and its security,” Blockchain Res. Appl., vol. 3, no. 2, p. 100067, Jun. 2022, doi: 10.1016/j.bcra.2022.100067.
[7] J. Karamachoski, N. Marina, and P. Taskov, “Blockchain-Based Application for Certification Management,” Teh. Glas., vol. 14, no. 4, pp. 488–492, Dec. 2020, doi: 10.31803/tg-20200811113729.
[8] S. Müller, “Ascon-Keccak AEAD Algorithm (Cryptology ePrint Archive, Paper 2024/858),” 2024. [Online]. Available: https://ia.cr/2024/858
[9] F. Aprialim, Adnan, and A. W. Paundu, “Penerapan Blockchain dengan Integrasi Smart Contract pada Sistem Crowdfunding,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), vol. 5, no. 1, pp. 148–154, Feb. 2021, doi: 10.29207/resti.v5i1.2613.
[10] H. S. Kartiko, T. Rismawan, and I. Ruslianto, “Implementasi IPFS untuk Mengurangi Gas Fee Smart Contract Ethereum pada Aplikasi Penggalangan Dana,” J. Edukasi dan Penelit. Inform., vol. 9, no. 2, p. 195, Aug. 2023, doi: 10.26418/jp.v9i2.61876.
[11] A. M. Mabruroh, F. Dewanta, and A. A. Wardana, “Implementasi Ethereum Blockchain dan Smart Contract Pada Jaringan Smart Energy Meter,” MULTINETICS, vol. 7, no. 1, pp. 82–91, Oct. 2021, doi: 10.32722/multinetics.v7i1.4122.
[12] H. Sa’diyah and Yunita Ardilla, “Pengaruh Reputasi Lembaga dan Financial Technology Crowdfunding Terhadap Keputusan Berdonasi di Dompet Al-Qur’an Indonesia,” J. Islam. Manag., vol. 4, no. 1, pp. 51–62, Jan. 2024, doi: 10.15642/jim.v4i1.1579.
[13] F. N. Rohmah, “Indonesia Tetap Paling Dermawan, Meski Dana Sering Diselewengkan.” Accessed: Dec. 21, 2024. [Online]. Available: https://tirto.id/indonesia-tetap-negara-dermawan-walau-banyak-kasus-penyelewengan-gXDC
[14] B. Yasar, “The new investment landscape: Equity crowdfunding,” Cent. Bank Rev., vol. 21, no. 1, pp. 1–16, Mar. 2021, doi: 10.1016/j.cbrev.2021.01.001.
[15] H. F. Atlam, N. Ekuri, M. A. Azad, and H. S. Lallie, “Blockchain Forensics: A Systematic Literature Review of Techniques, Applications, Challenges, and Future Directions,” Electronics, vol. 13, no. 17, p. 3568, Sep. 2024, doi: 10.3390/electronics13173568.
[16] T. Frikha, F. Chaabane, N. Aouinti, O. Cheikhrouhou, N. Ben Amor, and A. Kerrouche, “Implementation of Blockchain Consensus Algorithm on Embedded Architecture,” Secur. Commun. Networks, vol. 2021, pp. 1–11, Apr. 2021, doi: 10.1155/2021/9918697.
[17] Y. Wang, C.-H. Hsieh, and C. Li, “Research and Analysis on the Distributed Database of Blockchain and Non- Blockchain,” in 2020 IEEE 5th International Conference on Cloud Computing and Big Data Analytics (ICCCBDA), IEEE, Apr. 2020, pp. 307–313. doi: 10.1109/ICCCBDA49378.2020.9095589.
[18] J. Scherer and an O. M. C. Safari, Hands-On JavaScript High Performance. Packt Publishing Ltd, 2020.
[19] N. Foundation, “Hardhat Documentation.” [Online]. Available: https://hardhat.org/
[20] A. Kumar and S. Kumar, “Secured Ethereum Transactions using Smart Contracts & Solidity,” YMER Digit., vol. 21, no. 05, pp. 432–442, May 2022, doi: 10.37896/YMER21.05/47.
[21] G. Wood, “Ethereum: A Secure Decentralised Generalised Transaction Ledger (Paris Version 71beac3),” 2024. [Online]. Available: https://ethereum.github.io/yellowpaper/paper.pdf
[22] N. Nguyen, “Development & deployment of a web server as an executable with Node.js, Express.js and Vercel/pkg,” no. January, pp. 1–56, 2022.
[23] V. R. Kurada and P. K. Baruah, “Blockchain Enabled, Collaborative Platform for Ai as a Service,” ICTACT J. Soft Comput., vol. 13, no. 3, pp. 2909–2916, Apr. 2023, doi: 10.21917/ijsc.2023.0411.
[24] A. Dolmeta, M. Martina, and G. Masera, “Comparative Study of Keccak SHA-3 Implementations,” Cryptography, vol. 7, no. 4, p. 60, Nov. 2023, doi: 10.3390/cryptography7040060.
[25] Supriyono, “Software Testing with the approach of Blackbox Testing on the Academic Information System,” IJISTECH (International J. Inf. Syst. Technol., vol. 3, no. 2, pp. 227–233, 2020, doi: 10.30645/ijistech.v3i2.54.
[26] P. A. D. A. Santi, R. Afwani, M. A. Albar, S. E. Anjarwani, and A. Z. Mardiansyah, “Black Box Testing with Equivalence Partitioning and Boundary Value Analysis Methods (Study Case: Academic Information System of Mataram University),” in Proceedings of the First Mandalika International Multi-Conference on Science and Engineering 2022, MIMSE 2022 (Informatics and Computer Science), I. G. P. S. Wijaya, J. Hwang, A. M. Widodo, and B. Irawan, Eds., Dordrecht: Atlantis Press International BV, 2022, pp. 207–219. doi: 10.2991/978-94-6463-084-8_19.
