Klasterisasi Penggunaan Obat di Puskesmas Karawang Kulon Menggunakan Algoritma K-Means

  • Hilman Abdurrohim Azis Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Adi Rizky Pratama Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Elsa Elvira Awal Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Hanny Hikmayanti Handayani Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: K-Means, Clustering, Pemakaian Obat, Puskesmas

Abstract

Pengelolaan stok obat di Puskesmas Karawang Kulon merupakan hal yang memegang peranan penting dalam mendukung kelancaran pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat. Permasalahan yang sering muncul adalah ketidaksesuaian antara ketersediaan obat dan tingkat penggunaannya, yang berpotensi menimbulkan kekurangan atau penumpukan stok. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means Clustering guna mengkategorikan data pemakaian obat berdasarkan tingkat pemakaian tahunan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan kebutuhan obat. Data yang digunakan bersumber dari laporan LPLPO tahun 2024 dan melalui tahapan integrasi, pembersihan, serta pengelompokan menggunakan algoritma K-Means. Hasil analisis menunjukkan bahwa data dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok, yaitu pemakaian tinggi, sedang, dan rendah. Pengelompokan ini memberikan gambaran yang lebih terstruktur terhadap pola pemakaian obat dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam proses perencanaan pengadaan obat di masa mendatang.

References

[1] H. Elvaningsih and F. Tawakal, “Prediksi Stok Obat Menggunakan Metode Backpropagation (Studi Kasus: Puskesmas Dumai Barat),” Semin. Nas. Sains dan Teknol. Inf. , pp. 228–232, 2021, [Online]. Available: http://prosiding.seminar-id.com/index.php/sensasi/issue/archivePage%7C228
[2] A. Lutfiana, I. S. Lestari, K. Annisa, Sarah, R. Puspita, and Y. Rasyid, “Kecamatan Cilandak Dalam Meningkatkan Akreditasi Strategies of the Cilandak Sub-District Community Health Centre ( Puskesmas ) in Improving Accreditation To the Plenary Level,” J. Adm. Publik, vol. 1, no. 1, pp. 1–14, 2023.
[3] N. Kastiawan, B. Huda, E. Novalia, and F. Nurapriani, “Klasterisasi Data Obat dengan Algoritma K-Means (Kasus pada UPTD Puskesmas Curug),” J. Sains Komput. Inform. (J-SAKTI, vol. 8, no. 1, pp. 120–130, 2024.
[4] A. Azis, “Penerapan Data Mining untuk Menentukan Ketersediaan Stok Barang Berdasarkan Permintaan Konsumen di PT Indonesia Thai Summit Plastech Menggunakan K-Means Clustering,” vol. 5, no. 3, pp. 3099–3106, 2024.
[5] N. F. Bakri et al., “Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka Di Kota Jayapura Drug Management at Hebeybhulu Yoka Health Center In Jayapura City,” j Agromedicine unila, vol. 8, no. 1, pp. 1–7, 2021.
[6] R. Pajri et al., “PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK OPTIMALISASI,” vol. 9, no. 1, pp. 1594–1599, 2025.
[7] N. A. Maori and E. Evanita, “Metode Elbow dalam Optimasi Jumlah Cluster pada K-Means Clustering,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 14, no. 2, pp. 277–288, 2023, doi: 10.24176/simet.v14i2.9630.
Published
2026-01-31