Merancang dan Membangun Alat Pendeteksi Kebakaran Berbasis Internet of Things dengan Menggunakan Metode Logika Fuzzy
Abstract
Kebakaran merupakan bencana yang disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak kerugian harta benda, terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian dan pemerintahan, bahkan korban jiwa. Kebakaran di perumahan biasanya terjadi karena konsleting listrik, kebocoran tabung gas LPG, api dari pembakaran sampah atau obat nyamuk, dan kelalaian dari manusia. Masalah yang lain yaitu tidak ada penanganan awal saat kebakaran pertama kali terjadi, sehingga kebakaran tidak bisa ditangani dengan mudah. Pencegahan kebakaran perlu dilakukan untuk menghindari rumah yang terbakar lebih banyak, mengurangi angka kerugian, dan mengurangi korban jiwa. Jawaban penelitian dengan mempertimbangkan permasalahan yang ada saat ini adalah dengan menggunakan logika fuzzy untuk membangun sistem deteksi dan pemantauan kebakaran berbasis internet. Desain alat ini mengarah pada terciptanya mikrokontroler NodeMCU ESP8266, Arduino UNO, Sensor Flame Detector, Sensor MQ-6, Sensor MQ-2, Servo, Relay, Buzzer, Kipas, dan Water Pump yang dirancang untuk mengetahui deteksi kebakaran melalui Telegram Bot, sampai pada berbagai kesimpulan setelah menguji sensor dan menerima hasil pengujian, termasuk fakta bahwa NodeMCU ESP8266 dan Arduino UNO dapat mendeteksi api menggunakan sensor pendeteksi api dan kesepuluh pengujian dalam pengujian deteksi kebakaran berhasil. Pada pengujian implementasi fuzzy logic, dapat mengetahui penyesuaian nilai asap dan gas, yang menyebabkan kipas dan buzzer menyala atau mati. Implementasi fuzzy logic dengan hasil 100% dari 20 kali pengujian yang sesuai.
References
[2] D. L. Hidayati Nurul, R. F. Mimin, and Z. Doffa, “Prototype smart home dengan modul nodemcu ESP8266 berbasis Internet of Things (IoT),” Jurnal Teknologi, vol. 3, 2019.
[3] S. Faisal, S. Sutan, and S. A. P. Lestari, “Sistem kendali akuarium pada pemeliharaan ikan hias berbasis Internet of Things (IoT) dengan algoritma fuzzy logic,” J. Teknol. Inform., vol. II, no. 1, 2021.
[4] F. Wicaksono, M. Mochamad, “Implementasi modul Wi-Fi nodemcu ESP8266 untuk smart home,” Jurnal Teknik Komputer Unikom-Komputika, vol. 6, no. 1, pp. 9–14, 2017.
[5] W. Fitriani et al., “Aplikasi monitoring kebakaran berbasis IoT (Internet of Things) menggunakan fuzzy logic dan microcontroller Wemos D1 Mini, sensor suhu DHT22, sensor asap MQ-7, dan flame sensor dengan memberikan informasi melalui SMS (Short Message Service) di PT,” Jurnal Skanika, vol. 1, no. 1, pp. 159–165, 2018.
[6] Universitas Gorontalo, Universitas Ichsan, and Internet of Things, “Monitoring kelembaban tanah pertanian menggunakan soil moisture sensor FC-28 dan Arduino Uno,” Jurnal Teknologi Pertanian, vol. 10, pp. 237–243, 2018.
[7] M. R. Hidayat, C. Christiono, and B. S. Sapudin, “Perancangan sistem keamanan rumah berbasis IoT dengan nodemcu ESP8266 menggunakan sensor PIR HC-SR501 dan sensor smoke detector,” Kilat, vol. 7, no. 2, pp. 139–148, 2018.
[8] R. Hidayat and H. Yudi, “Perancangan model simulasi sistem pendeteksi kebocoran gas dan kebakaran sebagai media pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT),” Jtiulm, vol. 5, pp. 79–86, 2020.
[9] E. A. Hw, R. Tulloh, S. Hadiyoso, and D. N. Ramadan, “Sistem pemantauan dan pendeteksi kebakaran berbasis logika fuzzy dan real-time database,” Elkomika: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika, vol. 9, no. 3, p. 577, 2021.
[10] M. Imamuddin and Z. Zulwisli, “Sistem alarm dan monitoring kebakaran rumah berbasis nodemcu dengan komunikasi Android,” Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika), vol. 7, no. 2, p. 40, 2019.
[11] A. Marina et al., “Studi perbandingan platform Internet of Things (IoT) untuk smart home kontrol lampu menggunakan nodemcu dengan aplikasi web Thingspeak dan Blynk,” Jurnal Fidelitiy, vol. 2, no. 1, pp. 59–78, 2020.
[12] R. Mubarak, “Sistem cerdas berbasis konsep fuzzy logic untuk evaluasi kinerja karyawan,” Jurnal Teknologi Informasi Esit, vol. XI, no. 02, pp. 36–40, 2017.
[13] R. Ordila and Y. Irawan, “Penerapan alat kendali kipas angin menggunakan microcontroller Arduino Mega 2560 dan sensor DHT22 berbasis (studi kasus: SMKS Pariwisata Ekatama Pekanbaru),” RJOCS, vol. 06, no. 02, pp. 101–106, 2020.
[14] A. R. Putra, T. Novianti, and T. Haryanti, “Prototipe sistem pendeteksi kebakaran dan kontroling lampu berbasis IoT,”