PENGARUH KETERBUKAAN DIRI TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN PADA WANITA DEWASA AWAL YANG TELAH MENIKAH DI KABUPATEN KARAWANG
Abstract
The purpose of this study was to determine the effect of self-disclosure on marital satisfaction in married early adult women in Karawang Regency. This study used a quantitative approach with a causal research design and a sample of 204 married early adult women respondents. The sampling method used was non-probability sampling with convenience sampling techniques, this research instrument used a Likert scale, namely the Marital Self-Disclosure Questionnaire (MSDQ) self-disclosure scale and the ENRICH Marital Satisfaction (EMS) marital satisfaction scale. The data analysis technique in this study was simple regression analysis. The results showed a significance value of self-disclosure of 0.000 <0.05, so Ha was accepted and H0 was rejected, meaning there was an effect of self-disclosure on marital satisfaction in married early adult women in Karawang Regency. The results of the determination coefficient test showed an R square value of 0.479, so the magnitude of the effect of self-disclosure on marital satisfaction in married early adult women was 47.9%, while the remaining 52.1% was influenced by other variables not examined in this study.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada wanita dewasa awal yang telah menikah di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal dan sampel sebanyak 204 responden wanita dewasa awal yang telah menikah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik sampel convenience, instrumen penelitian ini menggunakan skala likert yaitu skala keterbukaan diri Marital Self Disclosure Questionnaire (MSDQ) serta skala kepuasan pernikahan ENRICH Marital Satisfaction (EMS). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi dari keterbukaan diri bernilai 0,000 < 0,05 , maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada wanita dewasa awal yang telah menikah di Kabupaten Karawang. Hasil uji koefisien determinasi dapat diketahui nilai R square sebesar 0,479 maka besaran pengaruh keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada wanita dewasa awal yang telah menikah sebesar 47,9%, sedangkan sisanya 52,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

