FAKTOR RISIKO DAN PROTEKTIF PEKERJA PENGGUNA NARKOBA YANG MENJALANI REHABILITASI DI BNNP JAWA BARAT

  • Rahma Dilla Arnanda Universitas Padjadjaran
  • Ahmad Gimmy Prathama Universitas Padjadjaran

Abstract

Drug abuse is increasing and spreading throughout all circles, including workers. During
this time many studies related to drug abuse focused on adolescents, even though workers also have
a high-risk factor. Risk factor is something that can predict an increase in the likelihood of violations
or mistakes later on. One step that can be done to reduce risk factors of drug abuse is to undergo
rehabilitation. Therefore, this study aimed to explore the risk factors of drug abuse on workers who
are undergoing rehabilitation in the Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat. This
study involved four drug user workers who are undergoing rehabilitation at BNNP Jawa Barat, which
was obtained using convenience sampling technique. Data collection was carried out by structured
interviews. This research used a qualitative approach with collective case studies design. The results
showed that risk factors of drug abuse involved internal and external factors. Internal factors such
low of self-esteem and difficulties to reject invitations from friends to use drugs. External factors
consist of family factor, friends, environment, and socio-economic status. In addition to risk factors,
researcher also found protective factors that are the user’s awareness about negative impact of drug
abuse and motivation for having a better life. Besides family factors, especially social support that
come from their wife and work environment that demand for professionals also become a protective
factor for drug abuse.

Keywords: Risk Factor, Protective Factor, Drug Abuse, Workers, BNNP Jawa Barat

Penyalahgunaan narkoba semakin hari semakin meningkat dan menyebar di berbagai
kalangan, termasuk pada kalangan pekerja. Selama ini banyak penelitian terkait penyalahgunaan
narkoba yang berfokus pada remaja, padahal para pekerja juga memiliki faktor risiko yang tinggi.
Faktor risiko adalah sesuatu yang dapat memprediksi peningkatan kemungkinan pelanggaran atau
kesalahan di kemudian hari. Salah satu langkah yang dapat dilakukan mengurangi faktor risiko
penggunaan narkoba adalah dengan menjalani rehabilitasi. Maka dari itu penelitian ini bertujuan
untuk mengeksplorasi faktor risiko pada pekerja pengguna narkoba yang menjalani rehabilitasi di
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat. Penelitian ini melibatkan empat orang
pekerja pengguna narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi di BNNP Jawa Barat, yang diperoleh
dengan menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui cara
wawancara terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan
collective case studies. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa faktor risiko yang berperan
terhadap penggunaan narkoba berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa
self-esteem yang rendah dan sulitnya menolak ajakan dari teman. Adapun faktor eksternal terdiri dari
faktor keluarga, teman dan lingkungan, serta keadaan sosio-ekonomi. Selain faktor risiko, peneliti
juga menemukan adanya faktor protektif yang berasal dari internal pengguna berupa kesadaran akan
dampak negatif dari narkoba dan keinginan akan kehidupan yang lebih baik. Selain itu faktor
keluarga, terutama dukungan dari istri dan lingkungan kerja yang menuntut untuk profesional juga
menjadi faktor protektif penggunaan narkoba.

Kata Kunci: Faktor Risiko, Faktor Protektif, Penyalahgunaan Narkoba, Pekerja, BNNP Jawa Barat.

Published
2021-06-03