PENGEMBANGAN UMKM DIGITAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA MULYASEJATI, KECAMATAN CIAMPEL

  • Sani Suhardiman Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Hilda Tri Yulianti Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Artikel ini mempunyai tujuan untuk menggali pengembangan UMKM di masa covid19., Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) sejak tahun 2020 berencana untuk menciptakan 20 juta usaha kecil menengah barumaka begitu banyak peluang kerja tumbuh. Untuk itu, penting pemerintah mendesain program yang jelas dan tepat sasaran serta mencanangkan penciptaan 20 juta UKM sebagai program nasional mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan terdapat sekitar 57,9 juta pelaku UMKM di Indonesia. Seperti kita ketahui dampak dari wabah covid 19 tidak hanya dalam bidang pendidikan dan ekonomi tak terkecuali bagi pelaku UMKM. Desa Mulyasejati kecamatan Ciampel memilik sector UMKM yang perlu dikembangkan, diantaranya melakukan perunbahan dalam hal market digital. Perubahan tersebut yaitu beralihnya bisnis offline menuju bisnis digital yang dikenal juga sebagai fenomena kewirausahan digital. Media sosial dan market place (perantara) dapat menjadi sebuah konsep untuk mempermudah pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

Published
2022-03-31