MENGATASI PARENTAL BURNOUT DENGAN PEACEFUL PARENTING: MEREGULASI DIRI DENGAN TEKNIK STOP, DROP, AND BREATH

  • Puspa Rahayu Utami Rahman Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Dinda Aisha Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Pandemi COVID-19 membuat segala kegiatan dilakukan dari rumah termasuk sistem pengajaran di sekolah yang beralih menjadi sistem pembelajaran jarak jauh atau daring. Pembelajaran daring berdampak pada bertambahnya peran yang harus diemban oleh orang tua sehingga memungkinkan orangtua mengalami stres negatif yang berkelanjutan, terjadi dalam waktu yang panjang serta tidak terselesaikan. Stres ini kemudian dapat menjadi parental burnout dan dapat mengarah kepada depresi, keinginan bunuh diri, pengabaian anak, dan kekerasan orang tua terhadap anak apabila tidak tertangani. Dengan demikian, kondisi parental burnout perlu dicegah dan diatasi salah satunya dengan memberikan psikoedukasi kepada orangtua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan psikoedukasi dalam bentuk webinar yang berjudul “Mengatasi Parental Burnout dengan Peaceful Parenting: Meregulasi Diri dengan Teknik Stop, Drop, and Breath”. Webinar ini ditujukkan kepada orang tua murid KB/TK/SD Islam Al-Azhar 36 Karawang dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada orangtua yang mengalami gejala parental burnout dan belum mengetahui cara yang tepat dan efektif untuk mencegah dan mengatasinya sehingga kegiatan psikoedukasi ini memberikan pengetahuan baru kepada orangtua dan teknik yang disampaikan dapat diterapkan orangtua dalam kehidupan sehari-hari

Published
2022-03-31