MENGENALI IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR

  • Lania Muharsih Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Mahasiswa mempunyai kebutuhan hidup yang perlu dikonsumsi setiap harinya, yaitu kebutuhan primer yang terdiri dari sandang, pangan, dan papan. Selain kebutuhan yang harus terpenuhi, mahasiswa juga memiliki keinginan untuk memiliki suatu produk tertentu. Produk-produk yang terlihat di pasaran semakin beraneka ragam bentuknya, sehingga banyak mahasiswa yang ingin membeli ataupun hanya sekadar mengoleksi produk tersebut, walaupun sebenarnya mahasiswa tersebut tidak membutuhkannya. Aktivitas belanja seperti ini disebut dengan impulsive buying. Impulsive buying dapat menimbulkan dampak negatif bagi individu. Oleh karena itu setiap individu diharapkan mampu mengarahkan perilakunya agar tidak melakukan impulsive buying. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu agar mahasiswa dapat memahami perilaku impulsive buying sehingga mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan impulsive buying, serta dapat melakukan upaya penanggulannya. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa bahwa dampak dari impulsive buying akan merugikan diri sendiri maupun orang lain, sehingga mahasiswa dapat melakukan upaya preventif agar terhindar dari impulsive buying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu webinar, ceramah, serta diskusi dan tanya jawab. Jumlah peserta dalam kegiatan ini yaitu sebanyak 44 peserta. Kegiatan ini efektif dalam menambah pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai impulsive buying.

Published
2022-03-31