PERANCANGAN SISTEM LAYANAN PENJUALAN BERBASIS BERGERAK

  • Tatang Rohana Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi bergerak (handphone) semakin hari semakin berkembang. Hal ini terbukti dengan banyaknya model, merk, dan aplikasi yang berbasis perangkat bergerak. Fitur dan layanan yang disediakan oleh para penyelenggara komunikasi bergerak (provider) terus ditingkatkan termasuk didalamnya layanan yang berorientasi transaksi, misalnya e-bangking, e-booking, e- tiket, yang semuanya bisa dilakukan oleh perangkat handphone. Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan yang terjadi saat ini, membawa dampak yang luar bisa kepada semua aspek kehidupan. Baik terhadap dunia industry, pendidikan, social, dan bisnis. Sektor bisnis merupakan salah satu yang sangat merasakan dampak dengan adanya wabah Covid-19 ini. Para pelaku bisnis banyak yang mengalami kerugian dan penurunan omzet karena situasi wabah saat ini. Hal ini terjadi karena sistem penjualan yang tadinya menjual secara langsung, karena adanya pembatasan social, maka penjualan secara langsung tidak bisa dilakukan, sehingga mengakibatkan penurunan omzet atau malah mengalami kerugian. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran bagi penulis untuk membuat suatu sistem layanan penjualan secara mobile (bergerak) yang digunakan oleh UMKM di desa Jaya Mekar. Sistem layanan penjualan yang dilakukan saaat ini masih dilakukan secara manual, sehingga sasaran dan jangkauan promosi sangat terbatas, terlebih dengan kondisi pembatasan sosial yang sekarang diberlakukan membawa permasalahan baru terhadap omzet perusahaan. Dalam sistem yang dikembangkan ini, semua informasi yang berkaitan dengan produk dan pemesanan dapat dilakukan secara online. Misalnya ingin melihat menu produk yang dijual, pemesanan pruduk, dan lain – lain bisa dilakukan secara langsung melalui sistem layanan penjualan ini. Dengan adanya sistem layanan penjualan berbasis bergerak ini, bisa mempermudah melakukan promosi, melakukan transaksi penjualan popcorn kepada para konsumen yang saat ini mengalami penurunan dampak dari pembatasan sosial.

Published
2022-03-31