PERBAIKAN DESAIN ALAT PENCUCI BOTOL MADU DENGAN METODE RULA REBA

  • Zahrul Ashari Universitas PGRI Madiun
  • Yudha Adi Kusuma Universitas PGRI Madiun
  • Aan Zainal Muttaqin Universitas PGRI Madiun

Abstract

Peternak lebah madu belum banyak ditemui di Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan. Dinas terkait dan masyarakat harus bersinergi untuk memaksimalkan potensi perekonomian dari keberadaan hutan. Keberadaan lahan hutan bisa menjadi potensi yang dimanfaatkan masyarakat di kedua kabupaten tersebut. Madu dihasilkan dari makanan lebah yang berasal dari nektar bunga. Alat yang digunakan untuk pengolahan madu salah satunya adalah alat pencuci botol. Alat pencuci botol madu dirancang untuk membantu para peternak lebah madu. Alat pencuci botol yang sudah dirancang sebelumnya masih ada beberapa kekurangan. tujuan penelitian ini adalah melakukan perbaikan desain alat pencuci botol dengan kenyamanan pekerja. Metode yang digunakan adalah Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 point kriteria dari metode yang harus diperbaiki. 3 point kritis perbaikan dari metode RULA REBA adalah perbaikan posisi pada saat mengangkat rak, memasukkan rak ke alat dan mengangkat bodi utama alat. Tiga point kriteria perbaikan tersebut dijadikan masukan untuk perbaikan desain alat pencuci botol madu. Desain alat pencuci botol yang diperbaiki terdiri dari 3 alternatif. Masing-masing alternatif mempunyai kelebihan dan kekurangan. Perbaikan desain alat pencuci botol tersebut bisa menjadi referensi pengadaan alat tersebut bagi dinas terkait dan peternak lebah madu di Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan.

Published
2022-03-31