PENETAPAN ASAL USUL ANAK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK HASIL DARI PERKAWINAN SIRI (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA KARAWANG)

  • Lia Amaliya Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Adanya penetapan asal usul anak bermuara dari penerapan Pasal 2 Undang- Undang Perkawinan yang menyebutkan bahwa: (1) perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan, dan ayat (2) tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. akibat dari perkawinan yang tidak tercatat atau pernikahan siri adalah pabila terjadi sesuatu dalam perkawinannya istri tidak dapat menuntut haknya secara hukum demikian dengan masalah anak yang dilahirkan dalam pernikahan tersebut dalam Pasal 43 ayat 1 Undang-Undang Perkawinan “anak yang dilahirkan diluar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya. Akibat lainnya adalah anak tidak memiliki indentitas. Upaya hukum yang dapat dilakukan agar seorang anak yang lahir dari perkawinan yang tidak dicatatkan adalah dengan mengajukan permohonan penetapan dari Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri setempat. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini akan membahas tentang Bagaimanakah pelaksanaan permohonan asal usul anak di Pengadilan Agama Karawang dan Apakah hubungan hukum penetapan asal usul anak dengan perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yaitu bahwa dalam menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan hukum (yang merupakan data sekunder) dengan data primer yang diperoleh dilapangan. Pelaksanaan permohonan penetapan asal usul anak di Pengadilan Agama Karawang, baik yang bersifat voluntair ataupun contentius, pada dasarnya sama dengan perkara-perkara lainnya, Akibat hukum dari penetapan asal usul anak adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 KUH Perdata, bahwa dengan adanya pengakuan anak diluar kawin, maka timbullah hubungan perdata antara anak luar kawin itu dengan bapak dan ibunya sebagai anak yang sah lainnya.

Published
2022-03-31