PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DESA RAWAGEMPOL KULON

  • Dian Purwandari Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Desa Rawagempol Kulon merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten
Karawang. Desa ini memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, salah satunya
adalah bidang pertanian, dengan memiliki tanah sawah seluas 435,16ha. Hasil dari
pertanian Desa Rawagempol didistribusikan ke berbagai daerah, beras yang dihasilkan
merupakan beras dengan kualitas premium dengan aroma khas pandan, yaitu beras
pandan wangi. Dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Rawagempol Kulon,
dapat ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan pembangunan perekonomian.
Salah satu kendala yang ditemukan adalah adanya kesenjangan antara sumber daya
manusia dengan sumber daya alam yang dapat menopang perekonomian desa.
Permasalahan yang kerap terjadi pada bidang pertanian, yaitu belum adanya pencatatan
transaksi perdagangan yang terkomputerisasi, belum adanya BUMDes untuk mendukung
potensi pertanian dalam bidang perekonomian, kurang tersedianya fasilitas untuk proses
pengolahan hasil pertanian sampai dengan tahap pendistribusian. Tujuan dari
pembangunan Desa Rawagempol Kulon yaitu untuk kesejahteraan dan meningkatkan
perekonomian masyarakat. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, maka perlu
dibuatkan sebuah sistem perekonomian yang lebih berkembang dan maju dalam
membangun desa yang berkelanjutan.
Kata kunci—desa, pertanian, pengabdian, masyarakat

Rawagempol Kulon is a village in the city of Karawang. Rawagempol Kulon has abundant
natural resources, which one is agriculture. Rawagempol Kulon has a potential in
agriculture, which has 435,16 hectares of rice field. Their agriculture product distribute to
other districts, and it has a typical aroma, namely Pandan Wangi. By the implementation
of society service in Rawagempol Kulon, several obstacles can be found in the
implementation of the economic development process. One of the obstacles found was the
gap between human resources and natural resources that could support the economy.
Problems that often occur, such in agriculture, there is no computerized data about the
trading, there’s no BUMDes for the welfare of the community, the lack of availability of
drying rice facilities, to the stage of distribution. The purpose of developing Rawagempol
Kulon is for welfare and improving the economy of the society. Based on the problems that
occur, it is necessary to create an economic system that is more developed and advanced
in build sustainable village.
Keywords—village, agriculture, service, society

Published
2021-07-17