GAMBARAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA SIRNABAYA KECAMATAN TELUK JAMBE TIMUR KARAWANG

  • Arif Rahman Hakim Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Sebagai daerah yang berubah fungsi menjadi daerah industri, Kabupaten
Karawang memiliki slogan baru, yaitu Karawang sebagai kota industri. Tantangan bagi
penduduk Karawang adalah kesiapan memasuki dunia industri, keterampilan sebagai
petani bagi penduduk Karawang sudah tidak diragukan lagi, akan tetapi memasuki dunia
industri, maka pengetahuan, keterampilan serta sikap yang dimiliki perlu dilatih dan
dikembangkan agar siap menghadapi era industri. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan gambaran terkait sumber daya manusia di desa Sirnabaya. Jenis penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner profil desa
berkelanjutan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan interviu dengan pihak
perwakilan desa yang ditunjuk oleh kepala desa Sirnabaya. Sumber data diklasifikasikan
menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui
kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui laporan dari Badan Pusat
Statistik Nasional.
Kata kunci: Sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan

As an area that has changed its function to an industrial area, Karawang Regency
has a new slogan, namely Karawang as an industrial city. The challenge for Karawang
residents is a readiness to enter the industrial world, skills as farmers for Karawang
residents are no longer in doubt, but entering the industrial world, their knowledge, skills,
and attitudes need to be trained and developed to be ready to face the industrial era. This
study aims to obtain an overview of human resources in Sirnabaya village. This type of
research used in this research is descriptive research. The instrument used in this study
was a questionnaire that used a sustainable village profile. The technique of collecting
data was by conducting interviews with village representatives appointed by the village
head of Sirnabaya. Data sources are classified into two, namely primary data and
secondary data. Primary data were obtained through questionnaires, while secondary
data were obtained through reports from the National Statistics Agency.
Keywords: Human resources, training, and development

Published
2021-07-16