PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF DESA CIWULAN KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG

  • Dwi Epty Hidayaty Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Robby Fauji Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Dexi Triadinda Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Parameter keberhasilan pembangunan tentunya didukung atau ditentukan oleh faktor ekonomi
dan faktor non-ekonomi agar pergerakan ekonomi kerakyatan berjalan selaras dengan pembangunan
berkesinambungan. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan potensi masyarakat desa
berbasis ekonomi kreatif khususnya pada UMKM. Metode yang digunakan ini adalah dengan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil data penelitian, bahwasannya penelitian
ini ditujukan untuk UMKM yang beroperasi di Desa Ciwulan sub-sektor bisnis ekonomi kreatif.
Responden dari penelitian ini terdiri dari 10 UMKM kreatif yang mewakili Desa Ciwulan dari
beberapa sub-sektor industri kreatif dimana sebagian besar responden (56%) pada penelitian ini
berstatus pemilik UMKM kreatif. Mereka menyatakan dirinya memiliki kapabilitas dan mampu
mengembangkan potensi desanya dengan bisnis UMKM kreatif. Diketahui bahwa hasil penelitian yang
didapat menyatakan bahwa bila masyarakat yang menjalankan bisnis UMKM, memiliki kemampuan
dalam pengelolaan keuangan yang cukup memadai, maka keputusan bisnis dan keuangan yang
diciptakan akan menuju ke arah pengembangan yang membaik dari seiring berjalannya waktu,
meningkatkan kemampuan usaha untuk bertahan ditengah krisis dan pada akhirnya akan membuat
bisnis tersebut memiliki keberlangsungan jangka panjang. Masyarakat desa saling melengkapi
keterbatasan untuk dapat bersaing di lingkungan masyarakat yang lebih luas.
Bagi pelaku UMKM kreatif, ada tantangan besar untuk memiliki pengetahuan lebih mengenai
pengelolaan keuangan. Kemudian bentuk komunitas UMKM di Desa Ciwulan, agar produk yang
dihasilkan bisa menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan dikenal sampai di lingkungan global.
Kata kunci: Pengembangan Potensi, Sumber daya Masyarakat, Ekonomi Kreatif

The parameters for the success of development are of course supported or determined by
economic and non-economic factors so that the movement of the people's economy runs in
harmony with sustainable development. This research focuses on developing the potential of
creative economy-based rural communities, especially in MSMEs. The method used is
descriptive method with a qualitative approach. Based on the results of research data, this

research is aimed at MSMEs operating in Ciwulan Village in the creative economy business
sub-sector. Respondents of this study consisted of 10 creative MSMEs representing Ciwulan
Village from several creative industry sub-sectors where most of the respondents (56%) in this
study were creative MSME owners. They claim that they have the capability and are able to
develop the potential of their village with creative MSMEs. It is known that the results of the
research obtained state that if people who run MSME businesses have sufficient financial
management capabilities, then the business and financial decisions that will be made will lead
to improved development over time, increasing the ability of businesses to survive the crisis
and in the end it will make the business more sustainable. Village communities complement
each other's limitations to be able to compete in the wider community.
For creative MSME actors, there is a big challenge to have more knowledge about financial
management. Then form the UMKM community in Ciwulan Village, so that the products
produced can reach a wider market share and are known to the global environment.
Keywords: Potential Development, Community Resources, Creative Economy

Published
2021-07-15