ANALISIS SOSIAL EKONOMI DAN DEMOGRAFI SERTA IMPLIKASI TERHADAP POTENSI DESA WANAKERTA KECAMATAN TELUK JAMBE BARAT

  • Syifa Pramudita Faddila Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Rizvia Nur Ramadhania Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Siti Nur Aisyiyah Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Pengembangan potensi desa berguna untuk mengatasi kemiskinan dan mewujudkan masyarakat mandiri
dan sejahtera. Desa sebagai basis potensial kegiatan ekonomi haruslah menjadi paradigma baru dalam
program pembangunan ekonomi Indonesia. Dengan adanya potensi fisik (demografi) yang memadai
serta pembangunan ekonomi desa yang terus berkembang dan ketatnya pengawasan dari kelembagaan
sebagai potensi non-fisik yang memegang kebijakan di desa, maka pengembangan potensi desa dirasa
akan mengalami kemajuan yang pesat. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis sosial ekonomi
dan demografi serta implikasinya terhadap potensi Desa Wanakerta, Kecamatan Teluk Jambe Barat.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa
laporan desa pada aplikasi Prodeskel dan aplikasi KKN UBP Karawang. Hasil dari penelitian ini, potensi
sosial ekonomi pada Desa Wanakerta berpeluang mengembangkan UMKM melalui peningkatan
pengetahuan dan keterampilan promosi oleh SDM setempat, sehingga dapat melakukan pemasaran
produk UMKM dan lokasi wisata yang dimiliki dengan nilai ekonomi tinggi. Sedangkan potensi
demografi pada Desa Wanakerta berpeluang membuat lokasi wisata (seperti perkebunan teh, villa
penginapan, tempat makan berbasis pedesaan), mengelola perkebunan dengan menanam pohon, sayursayuran
dan buah-buahan berkualitas tinggi, serta mengelola persawahan. Potensi-potensi tersebut
dengan mudah dapat di promosikan karena lokasi desa yang strategis. Diharapkan pemerintah Desa
Wanakerta aktif melakukan pembinaan dan kooridnasi dengan berbagai instansi terkait untuk
mengembangkan potensi desa.
Kata Kunci: Sosial Ekonomi, Demografi, Potensi Desa

The development of village potential is useful for overcoming poverty and creating an independent and
prosperous society. The village as a potential basis for economic activity must become a new paradigm
in Indonesia's economic development program. With the existence of adequate physical (demographic)
potential as well as rural economic development that continues to develop and the tight supervision of
institutions as non-physical potentials that hold policies in the village, it is felt that the development of
village potential will experience rapid progress. The purpose of this study was to analyze the socioeconomic
and demographic aspects and their implications for the potential of Wanakerta Village, Teluk
Jambe Barat District. This research is a quantitative descriptive study using secondary data in the form
of village reports on the Prodeskel application and the KKN UBP Karawang application. The results
of this study show that the socio-economic potential of Wanakerta Village has the opportunity to develop
UMKM through increasing knowledge and promotion skills by local human resources, so that they can

market UMKM products and tourist sites that have high economic value. Meanwhile, the demographic
potential of Wanakerta Village has the opportunity to create tourist locations (such as tea plantations,
accommodation villas, village-based eating places), manage plantations by planting high-quality trees,
vegetables and fruits, and manage rice fields. These potentials can easily be promoted because of the
strategic location of the village. It is hoped that the Wanakerta Village government will be active in
providing guidance and coordination with various related agencies to develop the potential of the
village.
Keywords: Socio-Economy, Demography, Village Potential

Published
2021-07-15