EVALUASI PENANGANAN DAN PECEGAHAN WABAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI DESA SINDANGSARI

  • Dadan Ridwanuloh Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh
infeksi virus Dengue. Penyakit ini telah menjadi permasalahan kesehatan yang serius di
Indonesia sejak tahun 1968, dan jumlah kasus serta persebarannya terus meningkat. DBD telah
menyebar di 34 provinsi dan 85% total kota/kabupaten di Indonesia(Kementrian Kesehatan
Republik Indonesia, 2016). Secara nasional, jumlah kasus DBD hingga tanggal 3 Februari 2019
adalah sebanyak 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia (Kementrian Kesehatan
Republik Indonesia, 2019). Kabupaten Karawang misalnya, pada 2015 dan 2016 didapati 100
kasus DBD. Bahkan, menurut data tahun 2016 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang,
kasus DBD mencapai 1.059 kasus. Sindangsari merupakan salah satu Desa di Kecamatan
Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Desa ini berjarak 22 Km dari kantor Pemerintah Daerah
(Pemda) Kab. Karawang. Permasalahan kesehatan desa Sindangsari selama tahun 2020 yaitu
Demam Berdarah. Kasus yang terjadi hingga bulan agustus 2020 sebanyak 3 orang penduduk,
wabah penyakit demam berdarah ini bahkan merenggut nyawa salah satu pasien. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Desa
Sindangsari. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif
dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari pemerintahan setempat. Penceganhan
dalam hal ini selain dilakukannya Penyemprotan gas fogging berfungsi untuk membunuh
nyamuk aedes aegypti yang dilakukan oleh pihak desa, Masyarakat pun disarankan untuk
melakukan 3M (Menguras, menutup dan mengubur) dengan melakukan secara rutin dan
berkala
Kata Kunci : Sindangsari, Demam berdarah dengue.

Published
2021-07-15