PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI PROGRAM KEMITRAAN UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA

  • Tukino Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Rieke Retnosary Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Putri Pitria Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Desa Sukamerta memiliki berbagai potensi atau keunggulan dibidang Pertanian, Peternakan,
dan ketersidiaan lahan pertanian dan jumlah usia produktif. Selain itu juga kegiatan
perekonomian didukung dengan berbagai jenis usaha, yaitu jumlah usaha warteg, kios, Toko
atau toko kelontong, usaha pemeliharan bebek, lele, telor asin dan memiliki objek wisata.
Potensi bidang Ekonomi tersebut merupakan pondasi perokonomian desa karena mencakup
masalah kebutuhan pokok setiap masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dalam
mengembangkan potensi desa dapat dilakukan dengan melakukan inovasi-inovasi agar potensi
tersebut dapat memberikan nilai tambah berupa penghasilan tambahan dengan usaha
sambilan tersebut dan dapat mendukung pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran
khususnya di Desa Sukamerta.
Keunggulan atau potensi yang di miliki oleh desa sukamerta dapat dikembangkan
untuk meningkatkan ekonomi pedesaan. Untuk mengembangkan potensi desa tersebut
diperlukan peran serta masyarakat dalam membuat berbagai kegiatan yang didukung oleh
Kepala Desa Sukamerta beserta jajarannya. Untuk mempercepat pengembangan potensi desa
tersebut, diperlukan pola kemitraan antara masyarakat dengan unsur perguruan tinggi atau
peran serta dari pihak industri. Model Program Kemitraan yaitu mengajak kelompok
masyarakat Desa Sukamerta yaitu kelompok Remaja Desa, Majelis Taklim, Dasa Wisma,
Kelompok Tani untuk duduk bersama membahas permasalahan yang dihadapi dan
merumuskan program Pengembangan desa secara bersama-sama. Setiap kelompok memiliki
program unggulan untuk dijadikan sebagai percontohan. Kegiatan kelompok kerja diberikan
pengarahan, motivasi, pembimbingan dalam mengelelola satu usaha. Hasil dari pola
kemitraan tersebut adalah 1) Potensi Desa dapat dikembangkan dengan melibatkan peran
serta masyarakat secara berkelanjutan, 2) Motivasi masyarakat mulai tertarik dalam
pengembangan potensi desa yang di tandai dengan terbentuknya usaha kecil mikro, 3)
Adanya income tambahan bagi keluarga.
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat Desa, Model Kemitraan, Pengembangan Potensi Desa

Sukamerta Village has various potentials or advantages in the fields of Agriculture, Animal Husbandry,
and the availability of agricultural land and the number of productive age. In addition, economic activity is
supported by various types of businesses, namely the number of warteg businesses, kiosks, shops or grocery stores,
ducks, catfish, salted egg and tourism objects. The economic potential is the foundation of the village
economy because it covers the basic needs of every community. Community empowerment in developing
village potential can be carried out by making innovations so that this potential can provide added
value in the form of additional income with this side effort and can support the government in reducing
unemployment, especially in Sukamerta Village.
The advantages or potential of the Sukamerta village can be developed to improve the rural
economy. To develop the potential of the village, community participation is required in making various
activities supported by the Head of Sukamerta Village and his staff. To accelerate the development of
the village's potential, a partnership pattern between the community and university elements or
participation from the industry is needed. The Partnership Program Model is to invite the Sukamerta
Village community groups, namely the Village Youth group, the Taklim Council, Dasa Wisma, and the
Farmers Group to sit together to discuss the problems faced and formulate a village development
program together. Each group has a flagship program to serve as a pilot. Working group activities are
given direction, motivation, and guidance in managing a business. The results of this partnership
pattern are 1) Village Potential can be developed by involving community participation in a sustainable
manner, 2) Motivation of the community to be interested in developing village potential which is marked
by the formation of micro small businesses, 3) Additional income for the family.
Keywords: Village Community Empowerment, Partnership Model, Village Potential
Development

Published
2021-07-14