PENYULUHAN DALAM MENINGKATKAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MASYARAKAT DESA PAMEKARAN KECAMATAN BANYUSARI KARAWANG

  • Sinta Maria Dewi
  • Lilis Astutiawaty

Abstract

Covid-19 memiliki dampak yang besar untuk masyarakat menengah ke bawah,
karena perekonomian menurun dan juga banyak pengurangan hak kerja (phk) bagi para
pegawai di perusahaan/pabrik. Banyak pedagang kaki lima yang tidak bisa berjualan
dengan normal karena adaanya wabah virus corona dan kekurangan mata pencaharian,
dan jasa ojek online pun tidak bisa beroperasi seperti biasa karena adanya aturan PSBB
dan beberapa orderan jasa yang menurun karena adanya social distancing. Pemerintah
sudah berusaha maksimal dalam membantu masyarakat yang kekurangan dengan
memberikan bantuan sosial berupa sembako dan bantuan lainnya. Pemerintah pun telah
memberikan kelonggaran untuk membayar kredit, pajak dan keringanan tagihan listrik.
Masyarakat dan pemerintah perlu bekerja sama dalam memerangi covid-19, agar
perekonomian indonesia dapat membaik.
Kata Kunci : Covid-19 , PSBB , Social Distancing

Covid-19 had a great impact for the lower middle society, as the economy declined
and also much reduction in employment rights (phk) for employees in companies/factory.
Many street vendors cannot sell normally due to the presence of corona virus outbreaks
and lack of livelihoods, then even online ojek services cannot operate as usual due to the
presence of PSBB rules and declining service order due to the presence of social
distancing. The government is already trying to utmost in helping the deprived public by
providing social aid in the form of a sembako, etc. Then the government also provided
credit-paying leeway, taxes were also borne by the government, and the leniency of
electricity bills. The public and government need to cooperate in combating covid-19, in
order for the economy of indonesia to improve.
Keywords : Covid-19 , PSBB , Social Distancing

Published
2021-11-04