PENYULUHAN BAHAYA ERGONOMI PADA PETANI PADIDI DESA MEKARMULYA KARAWANG
DOI:
https://doi.org/10.36805/pss1pj63Abstract
Indonesia sebagai negara agraris memiliki sebagian besar petani padi yang bekerja secara manual dengan risiko tinggi terkena penyakit akibat kerja, terutama gangguan otot rangka. Aktivitas fisik berulang seperti menanam, menyiangi, dan memanen menjadi faktor utama. Minimnya pemahaman
petani tentang ergonomi membuat penyuluhan menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas mereka. Penyuluhan yang efektif akan membantu petani padi untuk memahami cara-cara untuk mengurangi risiko cedera dan penyakit yang terkait dengan pekerjaan mereka sebagai petani padi. Program ini dilaksanakan di Desa Mekarmulya pada 28 Agustus 2024. Materi meliputi bahaya ergonomi, jenis penyakit akibat kerja, serta solusi seperti posisi kerja ergonomis, alat kerja modern, pengelolaan lingkungan kerja, dan
pentingnya pelatihan bagi petani.