SOSIALISASI PENTINGNYA FAKTOR KELARUTAN EKSTRAK BAHAN ALAMDALAM DRUG DELIVERY SYSTEM GUNA MENINGKATKAN AKTIVITASFARMAKOLOGI YANG DIFORMULASIKAN DALAM SEDIAAN NANOEMULSI

Authors

  • Anggun Hari Kusumawati Universitas Buana Perjuangan Karawang image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.36805/fgy6vn27

Abstract

Salah satu bahan alami yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sediaan nutrasetikal adalah ketan hitam. Ketan hitam tidak hanya kaya akan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin (B1, B2, E), mineral (Zn, Mg, Mn, K, Ca), dan asam amino (seperti asam glutamat, glisin, valin, arginin, leusin, dan tirosin), tetapi juga mengandung berbagai
senyawa bioaktif. Beberapa senyawa tersebut meliputi γ-orizanol, asam fenolat (seperti asam ferulat dan asam galat), antosianin, proantosianidin (misalnya epikatekin dan sianidin-3-Oglukosida), flavonoid (seperti kuersetin, rutin, apigenin, dan kaempferol), karotenoid (misalnya lutein, zeaxanthin, dan β-karoten), serta fitosterol (seperti stigmasterol dan βsitosterol). Senyawa-senyawa ini telah banyak diteliti dan diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologi, termasuk sebagai antioksidan, antiinflamasi, antiproliferasi, antikanker, antidiabetes, antihiperlipidemia, antiobesitas, antivirus, dan hepatoprotektor, serta melindungi dari risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan neurodegeneratif. Formulasi ketan hitam dalam bentuk Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) diharapkan dapat meningkatkan bioavailabilitas, stabilitas fisikokimia, serta efektivitas farmakologinya. Dengan teknologi ini, potensi senyawa bioaktif dari ekstrak ketan hitam yang sebelumnya kurang optimal dapat ditingkatkan, sekaligus meminimalkan efek samping pemberian oral.
Dalam beberapa dekade terakhir, kombinasi antara teknologi sistem penghantaran obat dengan nutrasetikal telah menjadi fokus penelitian. Nutrasetikal, meskipun kaya akan senyawa aktif alami dengan manfaat kesehatan, sering kali memiliki kelemahan seperti kelarutan rendah dalam air, stabilitas yang buruk, serta sensitivitas terhadap cahaya dan oksigen. Hal ini mengakibatkan rendahnya kemampuan absorpsi senyawa aktif di dalam tubuh, sehingga membutuhkan pendekatan formulasi inovatif. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah penggunaan Solid-Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (S- SNEDDS). Teknologi ini dianggap sebagai inovasi penting dalam meningkatkan efektivitas farmakologi senyawa aktif dari ekstrak ketan hitam. S-SNEDDS menawarkan keunggulan berupa teknik formulasi yang sederhana, peningkatan stabilitas fisikokimia, peningkatan bioavailabilitas, serta pengurangan
rasa yang tidak disukai (palatabilitas). Dengan demikian, formulasi ini berpotensi memaksimalkan manfaat kesehatan dari ketan hitam dan memperluas aplikasinya pada berbagai penyakit. 

Downloads

Published

2026-02-26