STUDI FARMAKOVIGILANS TERHADAP ADRs OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT ‘X’ KARAWANG

  • Surya Amal Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Himyatul Hidayah Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Anton Cahyadi Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Adverse Drug Reactions, Mycobacterium tuberculosis, OAT primer.

Abstract

Tuberkulosis merupakan epidemi kesehatan masyarakat global. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis (MTb) ini adalah salah satu penyebab kedua kematian akibat penyakit menular setelah HIV-AIDS. Mengingat semakin meningkatnya kasus tuberkulosis dan fakta kejadian masalah-masalah terkait obat (Drug Related Problems) terhadap obat anti tuberkulosis (OAT) kategori reaksi-reaksi obat yang tidak dikehendaki (Adverse Drug Reactions), maka perlu dilakukan studi farmakovigilans terhadap Adverse Drug Reactions (ADRs) obat antituberkulosis primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ADRs OAT primer pada pasien dewasa TB Paru. Metode penelitian adalah observasional analisis secara deskriptif dan analitik dengan pengambilan data secara prospektif menggunakan data hasil wawancara dengan pasien dan data rekam medis. Sampel adalah pasien dewasa ≥18 tahun yang mendapatkan OAT primer dengan lama penggunaan ≤ 1 bulan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit ‘X’ Karawang pada bulan September-November 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 60 pasien sebagai responden yang memenuhi kriteria inklusi terdapat laki-laki 40 pasien (66,67%) dan perempuan 20 pasien (33,33%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian ADRs terhadap OAT yang dialami responden dengan persentase terbesar adalah warna kemerahan pada urin, diikuti nyeri sendi, kurang nafsu makan, mual, pusing, gatal, dan sakit kepala. Hasil analisis dengan menggunakan algoritma naranjo dengan skor 5-8 (probable ADR) yang menunjukkan bahwa kejadian yang responden rasakan tersebut kemungkinan besar karena ADR dari obat anti-tuberkulosis yang digunakan.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Kementerian Kesehatan RI, 69-70.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2012. Profil Kesehatan Propinsi Jawa Barat Tahun 2012.

Badan POM RI. 2012. Pedoman Monitoring Efek Samping Obat (MESO) Bagi Tenaga Kesehatan, Jakarta.

Bent, V., and Egherts. Drug Related Problems: Definitions and Classification, EJHP Practice, 2007, 13: 62-64.
Carroll, M., Lee, M., Cai, Y., Hallahan, CW., Shaw, PA., and Min, JH. Frequency of adverse reactions to firstand second-line anti-tuberculosis chemotherapy in a Korean cohort. Int. J. Tuberc. Lung Dis. 2012, 16(7): 961-966.

Dale, DC. 2003. Infectious Disease: The Clinician’s Guide to Diagnosis, Treatment and Prevention, In. New York: WebMD Inc.

Depkes RI. 2005. Pharmaceitical Care Untuk Penyakit Tuberkulosis. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik.

Gulbay, BE., Gurkan, OU., Yildiz, OA., et al. Side Effects due to Primary Antituberculosis Drugs During the Initial Phase of Therapy in 1149 Hospitalized Patients for Tuberculosis. Journal Respiratory Medicine, 2006, 100: 1834-1842.

Gupta, S., Shenoy, VP., Bairy, I., Srinivasa, H., and Mukhopadhyay, C. Diabetes Mellitus and HIV as Co-morbidities in Tuberkulosis Patients of Rural South India. Journal of Infection and Public Health, 2011, 4: 140-144.

Hidayah, H., Amal, S., and Falahah. Monitoring of Side Effects of Anti-Tuberculosis Drugs on The Cases of Pulmonary TB Patient in Cikampek Private Hospital. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 2020, 24: 8402-8409.



Honnaddi, UC., Honnaddi, UM., Thrangini, SR., and Hossain, T. Adverse Drug Reactions to First Line Anti-Tubercular Drugs - A Pharmacovigilance Study. International Journal of Pharmacological Research, 2016, 6(2): 51-54.

Kementerian Kesehatan RI. 2014. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Jakarta.

Khan, AH., Israr, M., Khan, A., Aftab, RA., and Khan, TM. Smoking on Treatment Outcomes Among Tuberculosis Patients. The American Journal of The Medical Sciences, 2015, 349(6): 505-509.

Kurniawati, F., Sulaiman, SAS., and Gillani, SW. Adverse Drug Reactions of Primary Anti-Tuberculosis Drug Among Tuberculosis Patient Treated in Chest Clinic. International Journal of Pharmacy & Life Sciences, 2012, 3(1): 1331-1338.

Notoatmojo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Lee (Ed). 2001. Adverse Drug Reactions. Pharmaceutical Press, London.

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.12.11.10690 tahun 2011 Tentang Penerapan Farmakovigilans Bagi Industri Farmasi.



Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. 2011. Tuberkulosis: Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. 2-30.

Raza, AKMM., Islam, MR., Nahar, M., and Ahmad, Z. The Epidemiological Aspects of Tubeculosis Patients in a Tertiary Care Medical College Hospital of Bangladesh. J Pulm Respir Med. 2017, 7(1): 1-4.

Saad, T., and Tirkey. 2014. Is Smoking is Modifiable Risk Factor for Developing Pulmonary Tuberculosis. OSR Journal of Dental and Medical Sciences, 2014, 13(1): 47-53.

Sinha, K., Marak, ITR., and Singh, WA. Adverse Drug Reactions in Tuberculosis Patients Due to Directly Observed Treatment Strategy Therapy: Experience at an Outpatient Clinic of a Teaching Hospital in The City of Imphal, Manipur, India. Journal af Association of Chest Physicians, 2013: 50-53.

Sukandar., Hartini., dan Hasna. Evaluasi Penggunaan Obat Tuberkulosis pada Pasien Rawat Inap di Ruang Perawatan Kelas III di Salah Satu Rumah Sakit di Bandung. Acta Pharmaceutica Indonesia, 2012, Vol XXXVII, No 4: 153-158.

WHO. 2012. Safety monitoring of medicinal products: reporting system for the general public. Geneva: World Health Organization.

WHO. 2015. Global Tuberculosis Report 2015. 20th edition.In France. World Health Organization.

Widjanarko, B., Gompelman, M., Djikers, M., Marieke. Factors that influence treatment adherence of tuberculosis patients living in Java, Indonesia. Dove Press Journal : Patient Preference and Adherence, 2009, 3: 231-238.
Published
2021-05-05