PENGARUH FAKTOR SIKAP TERHADAP PENERIMAAN VAKSIN HPV PADA ORANG TUA MURID SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TELUK JAMBE TIMUR DAN TEGALWARU

  • Dedy Frianto Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Ahmad Dzulfikri Ashari Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Surya Amal Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Kanker serviks,Vaksin HPV, Terapi, Penerimaan

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita di dunia yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) terutama tipe 16 dan 18. Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk menekan angka kejadian kanker serviks salah satunya dengan vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosio-demografi dan pengaruh sikap umum terhadap  penerimaan orang tua pada vaksin HPV. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif  secara analisis cross-sectional menggunakan kuisioner yang diadapatsi dari penelitian sebelumnya sudah dilakukan di Indonesia. Sampel dari penelitian ini adalah orang tua siswi kelas 5 dan  6  Sekolah Dasar yang jumlahnya dihitung menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara menggunakan kuisioner melibatkan 90 orang tua siswi sebagai responden dan menunjukkan hasil data sosio-demografi responden bahwa: agama responden Islam (100%), pendidikan responden sebagain besar berpendidikan rendah (SD) (54,44%), untuk pekerjaan meliputi ibu rumah tangga (59,0%), swasta (13,3%), buruh (23,3%) dan guru (4,4%). Untuk faktor sikap secara umum terhadap penerimaan vaksin HPV diperoleh hasil dengan skor kuisioner rata-rata 24,22±8,36 (menerima) dan skor rata-rata 27,66±3,50  (menolak) dari skor maksimal 30, hal ini menunjukkan bahwa dengan skor tingkat pengetahuan yang lebih tinggi (27,66±3,50) responden tetap menolak vaksin dibandingkan dengan skor yang lebih rendah (24,22±8,36 ). Berdasarkan analisis uji Regresi Logistik menunjukan bahwa ,tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor sikap umum tentang vaksin HPV terhadap penerimaaan orang tua siswi p= 0,364 (p value > 0,05).

References

Andrijono, Purwoto, G., Sekarutami, SM., Handjari, DR., Primariadewi, Nuhonni, SA., dan Octovia, LI. Panduan Penatalaksanaan Kanker Serviks. Cancer, 2013, 8(1): 33-39.

Gayatri, D., dan Nurachmah, E. Peluang Ketahanan Hidup 5 Tahun Pasien Kanker Serviks Di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dan RSK Dharmais, Jakarta, 2002. Jurnal Keperawatan Indonesia, 2003, 7:17-21.

Haryani, S., Defrin, D., dan Yenita, Y. Prevalensi Kanker Serviks Berdasarkan Paritas di RSUP. Dr. M. Djamil Padang Periode Januari 2011- Desember 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 2016, 5(3): 647-652.

Kübler-Ross, E. 1969. On Death and Dying. Routledge. New York: The Macmillan Company.

Murillo, R., Herrero, R., Sierra, MS., and Forman, D. Cervical cancer in Central and South America: Burden of disease and status of disease control. Cancer Epidemiol, 2016, 44(Suppl 1): 121-130.

Nursalam. 2009. Proses dan Dokumentasi Keperawatan: Konsep dan Praktik. Jakarta: Salemba Medika.

Pemerintah Kabupaten Karawang. (2018). Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang. Halaman 48.

Rahmawati. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar di Kelurahan Krembangan Utara Kota Surabaya Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga.

Ridwan. 2005. Metode dan Teknik Penyusunan Tesis. Bandung: CV Alfa Beta.

RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. 2015. Standar Prosedur Operasional: Early Warning Score. Bandung: RSUP Dr. Hasan Sadikin.

Sugiana, U., Koswara, D., dan Haerudin, D. Tradisi Ngayun Di Kecamatan awamerta Kabupaten Karawang (Kajian Struktural-Semiotik). Lokabasa, 2013, 5(1): 104-110.

World Health Organization. 2014. Comprehensive Cervical Cancer Control. Geneva, 366-378.
Published
2020-11-13