PENERAPAN KEUANGAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH TERHADAP LAPORAN KEUANGAN DI DESA KARYAMULYA

  • Vera Periska Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Nandang, S.E . M.M Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Garis usaha tentunya kita membutukan catatan keuangan pembuatan laporan keuangan. Desa Karyamulya memiliki cukup banyak UMKM, tetapi masih banyak hal yang kurang pada laporan keuangan mereka, kendala atau tantangan yang dihadapi pelaku UMKM yaitu terkait dengan pengolahan dana dan penyusunan laporan keuangannya karena pengolahan dana yang baik akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan UMKM itu sendiri. Menurut (Indrawan & Yaniawati, 2016) berpendapat bahwa kelemahan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan disebabkan rendahnya pendidikan, kurangnya pemahaman terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK), dan pelatihan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan bahwa pelatihan akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan merupakan hal yang rumit bagi pelaku UMKM, keterbatasan pengetahuan pembukuan akuntansi, proses akuntansi yang rumit, dan laporan bahwa laporan keuangan hal penting bagi UMKM. Penulis memiliki beberapa solusi mengenai masalah yang ada di sini agar masyarakat lebih memperhatikan laporan laporan keuangan, yakni: 1. Membuat sosialisai ilmu laporan keuangan untuk warga yang masih belum faham. 2. Pelaku UMKM tentu sudah ada gadget tentu dapat menemukan hal apapun yang belum banyak diketahui melalui media online, walaupun dengan pedidikan yang tidak sampai perguruan tinggi, dan tidak sedkit juga dari pengusaha ini menggabungkan keuangan pribadi mereka dengan usaha. Dengan adanya sosialisasi laporan keuangan berharap agar warga baru mengetahui lebih melihat seberapa besar laporan keuangan untuk pengembangan kedepannya.

Published
2023-02-27