http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/issue/feed Industry Xplore 2020-02-23T11:23:47+07:00 Anisa industry.xplore@ubpkarawang.ac.id Open Journal Systems <div id="openAccessPolicy" align="justify"> <p>Industry Xplore adalah Jurnal Ilmiah Teknik Industri, FTIK, Universitas Buana Perjuangan Karawang, sebagai wadah pengembangan bidang ilmu Teknik dan Manajemen Industri, berisi hasil kajian dan penelitian dari Dosen, Peneliti, serta Praktisi Industri. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Teknik Industri dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Industry Xplore mulai terbit pada tahun 2016 dan sampai tahun 2019 telah mencapai 4 volume.</p> </div> http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/606 DAFTAR ISI 2020-02-23T11:19:50+07:00 DAFTAR ISI lppm@ubpkarawang.ac.id <p>DAFTAR ISI JURNAL INDUSTRY EXPLORE <br><br>1. ANALISA JUMLAH MESIN IDEAL UNTUK MENCAPAI KESEIMBANGAN LINI PRODUKSI DI PT. XYZ Afif Hakim hal: 1-12 <br><br>2. ANALISIS DAN ESTIMASI BIAYA BUBUR ORGANIK DAN PUDING RASA MITRA PROCIL KARAWANG Annisa Indah Pratiwi hal: 13-25 <br><br>3. PENENTUAN KAPASITAS PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA IKM SEMPRONG DI KABUPATEN KARAWANG Muhamad Sayuti hal: 26-37 <br><br>4. PEMANFAATAN METODE PENGECEKAN PASIR ALTERNATIF (BY VOLUME) UNTUK MEMPERSINGKAT WAKTU PENERIMAAN DELIVERY PASIR PADA PERUSAHAAN BETON N. Neni Triana hal: 38-57 <br><br>5. ANALISIS PEMELIHARAAN KSB WKTB PUMP PADA WELL PAD 28 DI PT. GEO DIPA ENERGI (PERSERO) UNIT I DIENG DENGAN MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) Trio Yonathan Teja Kusuma1, Andhira Farizki Santoso2, Ahmad Muzaeni3 hal: 58-71 <br><br>6. PENURUNAN CACAT PRODUK GARNISH-ASSEMBLY TAILGATE DI PERUSAHAAN OTOMOTIF MELALUI PENDEKATAN METODE DMAIC Aina Nindiani 1, Robi Nursikin 2, Ali Kustia 3, Tedi Sertiadi4, Ni Wayan Puji5 Wahyudi6 hal: 72-82 <br><br>7. ANALISA CACAT PRODUK GASKET MW 200N-E1I DENGAN MENENTUKAN FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH UNTUK OPTIMASI MUTU PRODUK DI PT. SHIN-ETSU POLYMER INDONESIA KARAWANG Ade Suhara hal: 83-91</p> 2019-08-19T17:23:37+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/607 DEWAN REDAKSI 2020-02-23T11:19:16+07:00 DEWAN REDAKSI lppm@ubpkarawang.ac.id <p>DEWAN REDAKSI <br><br><br>Pelindung : Dr. H. Dedi Mulyadi Penanggung Jawab : Ahmad Fauzi, M.Kom. Ketua Redaksi : Fathurohman, S.Pd., MT. Sekretaris Redaksi : Mohammad Iqbal, S.Psi. <br><br>Dewan Penyunting : - Dr. Sungkono, SE., MM. (UBP Karawang) - Ir. Uus MD Fadli, SE., MM. (UBP Karawang) - Dr. Ir. Yogi Yogaswara, MT. (UNPAS Bandung) - Ir. Sukanta, MT. (UNSIKA Karawang) - Asep Erik Nugraha, ST., MT. (UNSIKA Karawang) <br><br>Penyunting Pelaksana : - Boyman Sihombing, ST., MT. - Sumanto, ST., MT. - Fajar Nugraha, S.Pd. <br><br>Sirkulasi : - Chandra Zonyfar, S.Kom. - Yogi Ginanjar, A.Md - Adi Rizky Pratama, S.Kom. <br><br><br><br><br><br>Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Buana Perjuangan Karawang <br><br><br>Alamat Redaksi: Jl. HS. Ronggowaluyo Telukjambe Timur Karawang 41361 Tlp./Fax. 0267 8403140 email: jurnal_industryxplore@ubpkarawang.ac.id Site : jurnal.ubpkarawang.ac.id</p> 2019-08-19T17:26:17+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/599 ANALISA JUMLAH MESIN IDEAL UNTUK MENCAPAI KESEIMBANGAN LINI PRODUKSI DI PT. XYZ 2020-02-23T11:22:39+07:00 Afif Hakim afif.hakim@ubpkarawang.ac.id <p>Pengukuran jumlah mesin ideal sangat diperlukan untuk melihat kapasitas produksi mencukupi ataukan tidak yang pada akhirnya akan menentukan kelancaran pengiriman barang jadi kepada customer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menghitung kecukupan jumlah mesin di tiap lini yang ada dengan mempertimbangkan waktu siklus, proporsi cacat, jumlah permintaan dan efisiensi mesin yang ditetapkan oleh perusahaan. Dengan penambahan ini, diharapkan tidak akan ada kerja lembur untuk mengejar target produksi. <br><br>Hasil pengecekan terhadap jumlah mesin menunjukkan bahwa agar tercapainya keseimbangan lintasan produksi sehingga nantinya dapat meningkatkan kapasitas produksi, terdapat beberapa mesin tertentu yang memerlukan penambahan unit yaitu total sebanyak 15 unit untuk 14 Operation (masing-masing Operation membutuhkan 1 unit tambahan tetapi ada 1 Operation yang membutuhkan 2 tambahan unit mesin). Disamping itu ada juga mesin tertentu yang perlu dilakukan pengurangan unit untuk tujuan efisiensi yaitu sebanyak 3 unit mesin dari 2 Operation. Hal ini dikarenakan kapasitasnya sudah memenuhi permintaan tanpa mesin-mesin tersebut, dan sebagian besar jumlah mesin dinilai sudah ideal antara kebutuhan secara teoritis dengan keadaan saat ini. <br><br>Kata Kunci: Jumlah mesin ideal, kapasitas produksi, waktu siklus, proporsi cacat, efisiensi</p> 2019-08-19T16:34:11+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/600 ANALISIS DAN ESTIMASI BIAYA BUBUR ORGANIK DAN PUDING RASA MITRA PROCIL KARAWANG 2020-02-23T11:22:06+07:00 Annisa Indah Pratiwi annisa.indah@ubpkarawang.ac.id <p>Analisis dan estimasi biaya diperlukan untuk mengetahui besar biaya produksi, harga pokok produksi, Break Even Point dan mengetahui profit suatu produk. Hal ini juga berlaku di outlet Mitra Sehat Indonesia (Procil) Karawang yang banyak mendapatkan order dari pelanggan, sehingga peneliti tertarik untuk menganalisis perusahaan Mitra Procil Karawang tersebut dengan menggunakan metode service hours dalam menghitung penggunaan asset secara penuh, full costing method dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP), gross margin pricing (Mark Up) method dalam menentukan harga jual dan Break Even Point dalam menentukan minimal batas penjualan untuk mendapatkan keuntungan. Dari hasil penelitian selama periode satu bulan diperoleh Harga Pokok Produksi sebesar Rp. 7.791.594, Harga Pokok Penjualan sebesar Rp. 9.739.492, harga jual per unit bubur organik sebesar Rp. 3.500, harga jual per unit puding sebesar Rp. 2.500, BEP unit bubur organik sebesar 861,8 porsi, BEP Rupiah bubur organik sebesar Rp. 3.016.300, BEP unit puding sebesar 214 cups, BEP Rupiah pudding sebesar Rp. 536.729 dan total profit sebesar Rp. 15.079.000. Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, harga jual, Break Even Point, keuntungan</p> 2019-08-19T16:40:18+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/601 PENENTUAN KAPASITAS PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA IKM SEMPRONG DI KABUPATEN KARAWANG 2020-02-23T11:21:32+07:00 Muhamad Sayuti muhamad.sayuti@ubpkarawang.ac.id <p>Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan industri yang semakin berkembang di Indonesia. Industri ini merupakan salah satu yang tahan dari kerisis ekonomi, sehingga bisa menjadi alternatif usaha untuk di kembangkan. Kue semprong merupakan hasil dari industri kecil dan menengah yang di kembang di Karawang. Kue semprong merupakan makanan khas Karawang, sehingga banyak sekali orang membeli kue ini sebagai oleh-oleh khas daerah. <br>Produksi kue semprong sangat berpengaruh terhadap permintaan dari konsumen, tetapi selain permintaan yang mempengaruhi yaitu jumlah tenaga kerja. Penelitian ini akan meneliti bagaimana penentuan kapasitas produksi untuk menentukan jumlah pegawai yang dipekerjakan, sehingga dapat mempengaruhi kapasitas produksi. <br>Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan waktu baku, waktu standard an waktu normal, dari masing-masing kegiatan pengelolahan bahan, pencetakan dan pengemasan. Dengan rata-rata produksi 848 perbulan, dibutuhkan tenaga kerja masing-masing kegiatan diatas yaitu membutuhkan karyawan sebanyak 25 orang dalam satu kegiatan. Jumlah karyawan tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kapasitas produksi. <br>Kata Kunci : Kapasitas Produksi, produktivitas, IKM Semprong</p> 2019-08-19T16:46:24+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/602 PEMANFAATAN METODE PENGECEKAN PASIR ALTERNATIF (BY VOLUME) UNTUK MEMPERSINGKAT WAKTU PENERIMAAN DELIVERY PASIR PADA PERUSAHAAN BETON 2020-02-23T11:23:47+07:00 N. Neni Triana neni.triana@ubpkarawang.ac.id <p>Penggunaan pasir merupakan bahan baku utama yang digunakan pada industri beton dan keberadaanya bergantung kepada sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, sebagai bahan baku utama maka mutu pasir juga sangat berpengaruh terhadap kekuatan beton seperti pada penelitian sebelumnya “kadar lumpur mempengaruhi terhadap kuat tekan beton, semakin kecil kadar lumpur, maka kuat tekan beton dan berat jenis beton akan semakin tinggi”(Purwanto, Yulita Arni Priastiwi, 2012), sehingga untuk mendapatkan kualitas pasir yg sesuai standar diperlukan proses pengecekan menggunakan metode by weight yang memerlukan waktu ± 2 hari untuk sampel satu mobil=32.4 ton. Sedangkan kebutuhan pasir perusahaan beton berkisar antara 15-20 mobil/hari, sehingga proses penerimaan delivery akan terhambat. <br><br>Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan membuat validasi dengan metode pengecekan alternative selain by weight yaitu (by volume) sehingga proses pengecekan menjadi lebih cepat dan dampaknya akan mempercepat proses penerimaan delivery dari supplier pasir. Metode yang digunakan adalah regresi linier dengan membuat perbandingan antara pengecekan by weight dengan by volume. <br><br>Hasil pengujian regresi linier didapatkan nilai Korelasi, R = 0,95754 1, menyatakan korelasi yang sangat kuat. Dengan demikian berarti, variabel pengetesan kadar lumpur pasir dengan metode by volume memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap hasil pengetesan kadar lumpur pasir dengan metode by weight. Nilai R2hasil pengetesan kadar lumpur pasir dengan metode by weight 91,69%, sisanya 8,31% dipengaruhi faktor-faktor lain, seperti; pemilihan dan pengambilan sampel, metode pengerjaan test (human error) dan faktor lingkungan pada saat pengetesan (suhu dan angin. Perbandingan ini membuktikan metode pengecekan by volume dapat dijadikan alternatif untuk mempercepat waktu penerimaan supply pasir dari supplier. <br><br>Keywords : Beton, By weight, By Volume, delivery, Regresi linier, Pasir.</p> 2019-08-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/603 Analisis Pemeliharaan KSB WKTB Pump Pada Well Pad 28 di PT. Geo Dipa Energi (Persero) Unit I Dieng Dengan Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Reliability Centered Maintenance (RCM) 2020-02-23T11:23:13+07:00 Trio Yonathan Teja Kusuma trio.yonathan@gmail.com Andhira Farizki Santoso afasan931@gmail.com Ahmad Muzaeni muzkeysen@gmail.com <p>PT. Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng merupakan perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang berada di kab. Bajarnegara, Jawa Tengah. Merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang energi, perusahaan tersebut adalah perusahaan besar di Indonesia yang didirikan antara PT. Pertamina (Persero) dan PT. PLN (Persero). Perusahaan tersebut juga merupakan badan usaha milik negara (BUMN) karena menghibahkan sahamnya sebesar 67% kepada negara Indonesia dan sisanya sebesar 33% dihibahkan ke PT. PLN (Persero). Adupun permasalahan yang ditemukan adalah tingkat efektifitas KSB WKTB Pump jika dihitung dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah 45.33 % nilai terebut masuk dalam kategori rendah karena &lt; 85% dan faktor penyebabnya adalah waktu breakdown dan setup mesin yang lama, dan pipe line terkena scalling sehingga mengurangi debit brine. Penerapan metode Fishbone diharapkan dapat memudahkan kegiatan maintenance dengan menganalisis faktor – faktor penyebab rendahnya efektifitas KSB WKTB Pump diantaranya: Faktor metode terdiri dari komponen tidak sesuai spesifikasi, parit tidak efektif, preventive maintenance tidak efektif, terjadi pengikisan komponen, terjadi scalling. Faktor manusia terdiri dari predictive maintenance tidak ada, maintenance kurang maksimal, pengoperasian tidak sesuai SOP. Faktor lingkungan karena scalling. Faktor material karena komponen kurang baik. Penerapan Reliability Centered Maintenance (RCM) dilakukan dengan tujuan meningkatkan efektifitas KSB WKTB Pump. <br><br>Kata Kunci : KSB WKTB Pump, Efektifitas, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Reliability Centered Maintenance (RCM).</p> 2019-08-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/604 PENURUNAN CACAT PRODUK GARNISH-ASSEMBLY TAILGATE DI PERUSAHAAN OTOMOTIF MELALUI PENDEKATAN METODE DMAIC 2020-02-23T11:20:58+07:00 Aina Nindiani aina.nindiani@gmail.com Robi Nursikin aina.nindiani@gmail.com Ali Kustia aina.nindiani@gmail.com Tedi Sertiadi aina.nindiani@gmail.com Ni Wayan Puji aina.nindiani@gmail.com Wahyudi aina.nindiani@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan upaya perbaikan dalam menurunkan cacat produk Garnish-Assembly Tailgate pada proses painting menggunakan pendekatan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan diagram Pareto, cacat yang mendominasi pada produk GarnishAssembly Tailgate adalah cacat butsu dan hajiki. Langkah perbaikan dilakukan menggunakan FMEA (Failure Modes and Effects Analysis) dapat menurunkan jumlah cacat produk ini, yang ditunjukkan dengan penurunan nilai DPMO (Defects per Million Opportunities) sebesar 31,91% serta peningkatan nilai sigma dari 2,90 menjadi 3,10. <br><br>Kata Kunci: DMAIC, DPMO, Six Sigma, FMEA</p> 2019-08-19T17:16:22+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/teknikindustri/article/view/605 ANALISA CACAT PRODUK GASKET MW 200N-E1 I DENGAN MENENTUKAN FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH UNTUK OPTIMASI MUTU PRODUK DI PT. SHIN-ETSU POLYMER INDONESIA KARAWANG 2020-02-23T11:20:24+07:00 Ade Suhara ade.suhara@ubpkarawang.ac.id <p>Untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan maka PT. Shin-Etsu Polymer Indonesia melalui departemen produksi melalui perbaikan-perbaikan dengan mengoptimalkan semua hal yang berpengaruh terhadap mutu produk. Namun untuk bisa mengurangi kecacatan pada produk ini khususnya cacat burr (kelebihan) perlu dilakukan analisa. Atas dasar itulah dipilih topik analisa cacat untuk mengoptimalkan mutu. Dalam mengumpulkan dan pengolahan data digunakan Desain Eksperimen Taguchi dengan mengunakan Orthogonal Array L 827 suatu matriks keseimbangan dari faktor dan tingkatan faktor. Hasil dari analisa variansi (anova) dapat diketahui faktor-faktor yang berarti (significant) terhadap cacat. Setelah melakukan pengumpulan data, pengolahan data (dengan metode Taguchi). Maka variabel injection pressure adalah faktor yang berpengaruh dalam proses produksi (perhitungan rata-rata dan rasio S/N). Setelah penulis melakukan perhitungan dengan menggunakan metode Taguchi Loss Function dapat diketahui bahwa dengan menggunakan kondisi optimum (cacat/rejection dikurangi) maka pabrik akan lebih untung dari sebelumnya, hal ini dapat dilihat dari jumlah kerugian rata-rata yang menurun.pada setting awal Rp.56,37 menjadi Rp. 36,86 dengan setting kondisi optimum. Apabila dalam proses produksi menggunakan setting kondisi optimum maka jumlah rejection rata-rata tidak akan melebihi batas standar rejection yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu :13%. Dengan setting kondisi optimum hasil dari hasil pengolahan data yaitu A1 B1 C2 D2 E2 F1 G1 terjadi perbaikan mutu produk. Dengan demikian presentasi cacat dapat dikurangi. <br><br>Kata Kunci : Optimasi, Analisa Cacat, Faktor yang Berpengaruh.</p> 2019-08-19T17:20:35+07:00 Copyright (c) 2019 Industry Xplore