GAMBARAN KUALITAS HIDUP LANSIA

Nuram Mubina

Abstract


ABSTRAK

Lansia memiliki masalah serius pada area fisik, mental, dan sosial. Masalah tersebut berkaitan erat dengan harapan hidup dan kualitas hidup individunya. Kualitas hidup lansia seharusnya menjadi perhatian penting bagi para profesional kesehatan karena dapat menjadi acuan keberhasilan dari suatu tindakan, intervensi, atau terapi. Proses penuaan merupakan suatu proses alami yang tidak dapat dicegah dan merupakan hal yang wajar dialami oleh orang yang diberi karunia umur panjang, dimana semua orang berharap akan menjalani hidup dengan tenang dan damai. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kualitas hidup lansia di Karawang. Subjek penelitian ini berjumlah lima orang lanjut usia. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive. Penggalian data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam yang menghasilkan kesimpulan bahwa kelima individu lansia mengalami permasalahan paling berat pada kondisi fisik yang telah menurun. Kondisi tersebut kemudian berpengaruh pada kondisi psikologis dan interaksi sosial yang dimilikinya

Kata kunci : Kualitas Hidup, Lansi

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA Azwar, A. 2006. Pedoman Pembinaan Kesehatan Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Depkes : Jawa Timur Erikson, E.H, Childhood and Society, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar) hlm. 318 Felce D and Perry J. 1995. Quality of life : its definition and measurement. Welsh Centre for Learning Disabilities Applied Research Unit. Diunduh dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7701092. Hurlock, Elizabeth B. 1980. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga Hurlock, Elizabeth B. 1999. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih bahasa: Istiwidayati & Soedjarwo. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga. Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta. Nugroho. 2000. Keperawatan Komunitas .Jakarta : Salemba Medika Notoadmodjo. 2006. Metodologi Penelitia Ed Revisi. Jakarta : Rineka Cipta of Life Concepts. http:// www. u t o r o n t o . c a / q o l / p r o f i l e / adultversion.htm. Tanggal 11 Juni 2018 Pukul 10.40 WIB. Rapley, Mark. (2003). Quality of Life Research: a critical introduction. London: Sage Publications. Page: 53, 54, 92-94, 180-181, 235, 236, 238-242, 244-248. Ratna. (2008). Pengaruh Faktor-Faktor Kesehatan, Ekonomi, dan Hubungan Sosial Terhadap Kemandirian Orang LanjutUsia. http://www.damandiri.or.id/file/ratna suhartini unair bab1 .pdf. Tanggal 11 juni 2018. Jam 10.00 WIB Renwick, R., dan Brown, I. (2000). Quality Administration, Scoring, and Generic Version of The Assessment. http:// www.who.int/mental_health/media/en/76.pdf. Tanggal 11 Juni 2018. Jam 10.30 Sanjaya A. dan Rusdi I. (2012). Hubungan Interaksi Sosial dengan Kesepian Pada Lansia. Naskah Publikasi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Santrock (2003) John W. Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: ErlanggaWorld Health Organization. (1996). WHOQOL-BREF: Introduction, World Health Organization. (2004). The World Health Organization Quality of Life (WHOQOL)-BREF. http:// www.who. int / su bs t anc e_a bus e/ r e s e a r c h _ t o o l s / e n indonesian_whoqol.pdf. Tanggal 11 Juni 2018. Jam 10.30 WIB


Refbacks

  • There are currently no refbacks.