EDITORIAL

EDITORIAL .

Abstract


JURNAL PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Volume 3, No 1, September 2018 EDITORIAL Para pembaca yang terpelajar, kami dari redaksi CIVICS Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan bangga menghadirkan beberapa tulisan dari para penulis yang memperbincangkan seputar keilmuan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan ilmu pendidikan. Tulisan-tulisan tersebut merupakan hasil dari penelitian mendalam yang ditujukan untuk mengungkapkan tujuan penelitian yang diteliti oleh penulis. Tulisan ilmiah pertama ditulis oleh Nurul Febrianti yang mencari informasi empiris mengenai implementasi hukum waris Minangkabau pada Minang perantau di Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Depok. Penelitian tersebut menggunakan metode kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan masyarakat Minang perantau di IKM Kota Depok pada harta pusaka rendah atau mata pencaharian berbeda-beda dalam melaksanakan hukum waris. Simpulan yang diperoleh yaitu bahwa imlementasi hukum waris Minangkabau pada Minang perantau di IKM Kota Depok berbeda-beda. Perbedaan ini terjadi karena latar belakang dari pola hidup dan pola pikir di dalam setiap keluarga. Pola hidup dan pola pikir yang membuat seseorang atau keluarga menerapkan hukum waris sesuai dengan hukum adat, hukum agama, atau hukum positif. Artikel kedua ditulis oleh Asep Deni Normansyah dan Siti Nurhasanah mengkaji tentang pengaruh model project citizen dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan terhadap pengembangan civic competences peserta didik. Penelitian tersebut dilaksanakan karena masih rendahnya pengembangan civic competences pada peserta didik. Masalah yang diteliti yaitu peningkatan kemampuan pengembangan Civic Competences peserta didik dan sikap peserta didik terhadap pembelajaran PPKn dengan menggunakan model project citizen. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran PPKn dengan menggunakan model project citizen dapat mengembangkan civic competences peserta didik, dengan demikian model pembelajaran Project Citizen dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bagi guru PPKn dalam melaksanakan pembelajaran PPKn di kelas. Tulisan ketiga berasal dari penelitian oleh Erwin Susanto mengenai bagaimana partisipasi warga negara dalam melestarikan lingkungan hidup di Kabupaten Karawang. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu rendahnya partisipasi warga negara dalam melestarikan lingkungan. Hal ini terlihat dari masih banyaknya warga yang tidak peduli dan membuang sampah sembarangan. Kurangnya fasilitas dari pemerintah dalam hal penanggulangan sampah juga menjadi salah satu faktor penunjang lemahnya partisipasi warga negara. Selanjutnya artikel keempat berasal dari Yogi Nugraha yang membicarakan topik tentang iklim belajar sebagai pendukung penerapan model jatidiri bangsa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau disebut juga studi teks. Jatidiri bangsa dalam penelitian ini mengarahkan perhatiannya pada Pancasila sebagai muara atau goalsnya. Jatidiri bangsa berdasarkan Pancasila adalah karakter atau kepribadian manusia Indonesia yang sikap dan perilakunya mencerminkan nilai KeTuhanan (religius), Kemanusiaan (manusiawi), Persatuan (nasionalis), Kerakyatan (demokratis) dan Keadilan (adil) sehingga dengan sikap dan perilaku tersebut menunjukkan identitas kita sebagai sebuah bangsa dan selanjutnya memunculkan keunikan kita manakala berhubungan dengan bangsa lain. Tulisan berikutnya ditulis oleh saudara Cahyono, yang mengangkat topik tentang pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan strategi Crossword Puzzle terhadap Civic Knowledge peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMA Negeri 3 Subang. Metode penelitian kuasi eksperimen, desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel kelas XI IPA 1 kelas kontrol, kelas XI IPA 4 kelas eksperimen. Instrumen diolah menggunakan Software Minitab 17 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Akhir kata, melalui artikel-artikel di atas semoga dapat menambah cakrawala pengetahuan mengenai Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada khususnya dan ilmu pendidikan pada umumnya. Sebagai suatu ide, tulisan yang dikemukakan penulis tentu saja tidak luput dari kekurangan. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk memperbaiki kajian-kajian tersebut di masa yang akan datang. Dari dewan redaksi, kami mengucapkan terima kasih kepada para penulis dan kepada para pembaca, selamat membaca. Terima kasih.

Redaksi



Budi Rismayadi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.