ANALISIS PELATIHAN KERJA TERHADAP KEMAMPUAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. XYZ KARAWANG (STUDI DIVISI PPIC DEPARTEMEN P4C)

  • Enjang Suherman
  • Suroso

Abstract

Ketidakmampuan kerja karyawan akan berdampak negatif terhadap kinerja karyawan. Namun demikian perusahaan berupaya untuk meningkatkan kemampuan kerja pegawai salah satunya dengan mengadakan pelatihan kerja. Pelatihan kerja dilaksanakan oleh karyawan dengan harapan dapat meningkat kinerja secara langsung maupun tidak langsung melalui kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh pelatihan kerja terhadap kemampuan kerja dan kinerja.

Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif verifikatif kuantitatif dengan menggambarkan semua variabel eksogen dan variabel  endogen beserta menguji hipotesis dan besaran pengaruhnya. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara dengan jumlah sampel 103 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis jalur.

Hasil analisis dan pembahasan didapat hasil analisis deskriptif yaitu pelatihan kerja karyawan sudah baik dengan skor 399. Kemampuan kerja karyawan sudah baik dengan skor 408. Kinerja karyawan sudah baik dengan skor 403. sedangkan analisis verifikatif yaitu Pelatihan kerja mempengaruhi kemampuan kerja karyawan secara signifikan dengan besaran pengaruh 39,6%. Pelatihan kerja berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan dengan besaran pengaruh kecil sebesar 5,616% sedangkan pelatihan kerja dapat mempengaruhi kinerja melalui kemampuan kerja sebagai moderating dengan besaran koefisien jalur 0,554. dan Kemampuan kerja mempengaruhi signifikan terhadap kinerja karyawan dengan besaran pengaruh 23,4%.

 

KATA KUNCI: pelatihan kerja, kemampuan kerja, kinerja karyawan.

Published
2019-10-01