UJI TOKSISITAS SUB AKUT INFUS DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI HATI MENCIT

  • Surya Amal

Abstract

Penggunaan daun jarak pagar, khususnya sebagai obat antihipertensi, masih perlu didukung data toksisitas untuk menjamin keamanan pemanfaatannya. Telah dilakukan penelitian pengaruh infus daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn.) terhadap gambaran histologi hati mencit (Mus musculus) yang diamati secara mikroskopik. Penelitian ini menggunakan 60 ekor mencit jantan yang dibagi dalam tiga kelompok konsentrasi : kelompok I, 5 % b/v; kelompok II, 10 % b/v; kelompok III, 20 % b/v ditambah satu kelompok kontrol. Kelompok I, II dan III serta kelompok kontrol masing-masing dibagi atas tiga subkelompok berdasarkan lama pemberian (15 hari, 30 hari, 45 hari). Masing-masing subkelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Hasil pemeriksaan mikroskopik menunjukkan bahwa pemberian infus daun jarak pagar 5 % b/v, 10 % b/v dan 20 % b/v peroral sekali sehari dengan dosis 1 ml/30 gram berat badan memengaruhi struktur jaringan hati mencit. Pemberian infus daun jarak pagar 5 % b/v selama 15 hari menunjukkan struktur jaringan hati mencit yang masih dalam batas-batas normal. Kerusakan struktur jaringan hati mencit mulai terlihat setelah pemberian infus daun jarak pagar 5 % b/v selama 30 hari dan 45 hari yang meningkat dengan semakin besarnya konsentrasi dan lamanya masa pemberian.  Perhitungan secara statistik dengan menggunakan desain blok lengkap acak menunjukkan bahwa parameter susunan radier sel, sinusoid, membran sel, sitoplasma sel dan inti sel jaringan hati mencit mengalami kerusakan akibat pemberian infus daun jarak pagar 5 % b/v, 10 % b/v dan 20 % b/v dengan efek yang sangat berbeda nyata.

 

Kata kunci : jarak pagar, histologi hati, infus

The use of Jatropha leaves, especially as an antihypertensive drug, still needs to be supported by toxicity data to ensure the safety of its use. Research on the effect of jatropha (Jatropha curcas Linn.) Infusion on mice (Mus musculus) histology was observed microscopically. This study used 60 male mice divided into three concentration groups: group I, 5% w / v; group II, 10% w / v; group III, 20% w / v plus one control group. Groups I, II and III and the control group each divided into three subgroups based on the length of administration (15 days, 30 days, 45 days). Each subgroup consists of 5 mice. Microscopic examination results showed that the administration of Jatropha leaf infusion of 5% w / v, 10% w / v and 20% w / v orally once a day at a dose of 1 ml / 30 grams of body weight affected the structure of the liver tissue of mice. The administration of Jatropha leaf infusion of 5% w / v for 15 days showed that the structure of the liver tissue of mice was still within normal limits. Damage to the structure of the liver tissue of mice began to be seen after administration of Jatropha leaf infusion of 5% w / v for 30 days and 45 days which increased with increasing concentration and length of administration. Statistical calculations using a randomized complete block design showed that the parameters of the cell radier, sinusoid, cell membrane, cell cytoplasm and liver cell nuclei of the mice suffered damage due to jatropha leaf infusion of 5% w / v, 10% w / v and 20 % b / v with a very different effect.

 

Keywords: jatropha, liver histology, infusion

Published
2020-03-11