ANALISA DRUG RELATED PROBLEMS (DRPS) PASIEN GAGAL GINJAL DENGAN KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS DI RSUD X

Siti Pandanwangi, Ahmad Azrul Zuniarto, Husni Mubarok

Abstract


ABSTRAK
Drug Related Problems (DRPs) merupakan suatu kejadian yang tidak diinginkan atau yang timbul dari suatu terapi pengobatan terhadap pasien. DRPs dapat berupa, ketidaktepatan dosis (lebih tinggi atau lebih rendah dari yang dibutuhkan), interaksi obat DM dengan obat lain, pemilihan jenis obat DM yang kurang tepat, adanya indikasi DM namun tidak mendapatkan terapi obat DM, efek samping obat yang timbul, gagal dalam menerima terapi obat (kepatuhan pasien dll). Berdasarkan hal tersebut, penulis merasa tertarik untuk mengambil judul “Analisa Drug Related Problems (DRPs) Pasien Gagal Ginjal dengan Komplikasi Diabetes Mellitus di RSUD X ”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskritif yaitu metode penelitian yang bertujuan mengetahui gambaran Drug Related Problems (DRPs) dari pengobatan injeksi insulin dan Obat Anti Diabetik Oral (OADO) terhadap penurunan fungsi ginjal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada pasien Nefropati Diabetik yang sedang menjalani terapi hemodialisa di RSUD X pada periode bulan januari 2017 sampai dengan bulan mei 2017 diperoleh kesimpulan sebagai berikut :Terdapat 2 (94 %) pasien yang tidak memperoleh obat gagal ginjal dan 3 (81 %) pasien tidak mendapatkan obat DM dari total peresepan yang diterima, hal ini bisa disebabkan tidak terkontrolnya data pasien sebelumnya sehingga terputus pada saat pemeriksaan selanjutnya, dari 16 sampel pasien yang diteliti terjadi 9 pasien mengalami ketidaktepatan pengobatan dengan prosentase 56 %. Ketidaktepatan ini berupa pemberian dosis yang sama pada pasien yang sudah ada perbaikan kadar gula darah, hal ini dapat menimbulkan resiko hipoglikemia pada pasien tersebut., hampir seluruh sampel pasien nefropati diabetik mendapatkan dosis berlebih (100%), hasil pengamatan efek samping obat pada pasien nefropati diabetik pasien mengalami keluhan mual (31 %), pusing (25%), lemas (94 %), nyeri badan(31 %) , gatal atau alergi (12.5 %), hasil pengamatan ketidaktepatan pemilihan jenis obat, terdapat 6 sampel pasien yang mengalami ketidaktepatan pemilihan jenis obat dengan prosentase 43,75 %. Ketidaktepatan pemilihan jenis obat ini dapat berpengaruh terhadap penurunan fungsi ginjal atau memperberat fungsi ginjal penderita nefropati diabetic, hasil pengamatan interaksi obat diperoleh data interaksi antagonis terjadi 95 % sedangkan untuk interaksi sinergis terjadi 81 %, hasil pengamatan pasien tidak menerima obat, diperoleh data bahwa semua pasien memperoleh obat sesuai dengan resep ( 100 %).
Kata kunci: Drug Related Problems (DRPs), penderita nefropati diabetic, rumah sakit X


ABSTRACT
Drug Related Problems (DRPs) is an undesirable event or arising from a therapeutic treatment of a patient. DRPs may be, inaccurate doses (higher or lower than required), DM drug interactions with other drugs, inappropriate selection of DM drugs, presence of DM indications but not DM drug therapy, adverse drug side effects, failure in receiving drug therapy (patient compliance etc). Based on this, the authors feel interested to take the title "Analysis Drug Related Problems (DRPs) Patients Kidney Failure with Complications of Diabetes Mellitus in RSUD X". Type of research used in this research is descriptive analysis method that is research method which aim to know Drug Related Problems (DRPs) from insulin injection treatment and Oral Anti Diabetic Drug (OADO) to decrease kidney function. Based on the research that has been done on Diabetic Nephropathy patients who are undergoing hemodialysis therapy in RSUD X in the period of January 2017 up to May7 2017 obtained the following conclusion: There are 2 (94%) patients who do not get kidney failure drug and 3 (81% ) patients did not receive DM medication from total prescribed acceptance, this could be due to uncontrolled patient's previous data so disconnected during subsequent examination, from 16 samples of patients studied occurred 9 patients experiencing treatment inaccuracy with percentage of 56%. This inaccuracy in the form of giving the same dosage to an existing patient improves blood sugar levels, this can lead to the risk of hypoglycemia in these patients., Almost all diabetic nephropathy patients sample get overdose (100%), observed drug side effects in patients with nephropathy diabetic patients (31%), dizziness (25%), weakness (94%), body aches (31%), itching or allergies (12.5%), observation of inaccurate selection of drugs, 6 patients the inaccuracy of the selection of drugs with the percentage of 43.75%. Inaccurate selection of this type of drug may affect the decline in renal function or aggravate the function of kidney patients diabetic nephropathy, the observation of drug interactions obtained by antagonistic interaction data occurred 95% while for the synergistic interaction occurred 81%, the observation of patients did not receive the drug, obtained data that all patients get the medicine according to the prescription (100%).
Keywords: Drug Related Problems (DRPs), diabetic nephropathy patients, hospital X

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad .H. Asdie, 2000. Harrison Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam, Volume 13, Jakarta : EGC

American Diabetes Association. 2005. Standards of Medical Care For Patients With Diabetes Mellitus. Diabetes Care : PP. 616-623

Anonim. 2005. Departemen Kesehatan RI Direktorat Bina Farmasi Komunitas Klinik.

Arikunto.S. 2006. Proses Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek.. Jakarta ; PT.Rineke Cipta

Bagian Kedokteran Universitas Indonesia. 2007. Farmakologi Dan Terapi; Edisi V ; Jakarta.

Cipolle, RJ, Strand, L.M., Morley P.C. 1998. Pharmaceutical Care Practice The Clinician’s Guide, Second Edition, 73-119, Mcgraw-Hill, New York

HARKNESS, Richard., 1989. Interaksi Obat, diterjemahkan oleh Goeswin Agoes dan Mathilda B. Widianto. Penerbit ITB ; Bandung

Hendromartono, 2006. Diabetes Mellitus di Indonesia, Dalam : Aru W, dkk, editors, Ilmu Penyakit Dalam, Jilid III, Edisi 4., Jakarta : FK UI

Hoon Tjay, Tan, Drs.Kirana Raharja, 2013. Obat-obatan penting khasiat dan penggunaan dan efek samping : PT. Elek Media Komputindo ; Jakarta.

Ikatan Apoteker Indonesia. 2012. ISO (Informasi Spesialite Obat) Indonesia, Volume 47, Jakarta : PT. ISFI Penerbitan.

Mahmoud M.A. 2008. Drug Therapy Problems And Quality Of Life In Patients With Chronic kidney Disease. University Sains Malaysia.

Medscape, 2017, Drug Interaction Checker, (online), (http://www.reference.medscape.com/drug-interactionchecker), diakses tanggal 9 Desember 2017.

Notoadmodjo, Soekidjo. 2005, Metodelogi Penelitian Kesehatan, Jakarta; PT.Rineka Cipta.

Parfati, Budisutio, F.H., & Tan, C.K., 2003,Farmakokinetik Klinik, Dalam Aslam Farmasi Klinis: Menuju Pengobatan Rasional Dan Penghargaan Pilihan Pasien 2003, jakarta, PT.Elek Media Komputindo Gramedia

PCNE. (2010). PCNE Classification For Drug Related Problems. Pharmaceutical Care Network Eurepe Foundation,V6.2 Revised 14-01-2010 Vm, 1-9

PCNE. (2010). PCNE Classification For Drug Related Problems. Pharmaceutical Care Network Eurepe Foundation,V6.2 Revised 14-01-2010 Vm, 1-9

Perkeni. 2006. Konsensus Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia. Naskah Lengkap Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan. Ilmu Penyakit Dalam 2006, Surabaya

Stocley, I.H., 2008. Stocley’s Drug Interaction. Edisi Kedelapan. Great Britain : Pharmaceutical Press.

Sudjana. 1996. Metode Statistik, Edisi Lima, Bandung ; Alfa Beta Bandung.

Sugiyono. 2006. Statistik Untuk Penelitian , Bandung ; Alfa Beta Bandung.

Sugiyono. 2012. Metodelogi Penelitian Pendidikan, Bandung ; Alfabeta Bandung.

Suhartono T., 2004. Naskah Lengkap PB Persadia. Simposium Diabetes Mellitus Untuk Dokter Dan Diabetisi. Semarang ; Universitas Diponegoro, pp 25-31

Sukandar, E., 2006. Tinjauan Umum Nefropati Diabetik In Nefropati Klinik. Edisi ke-2. Penerbit ITB. Bandung. Hal 274-281

Widyati, Dr, 2014. Praktik Farmasi Klinik : Fokus Pada Pharmaceutical Care, Volume 2, Surabaya : Brilian Internasional

Woodley, M., 1995. Pedoman Pengobatan, Yayasan Essentia Medika ; Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.