ANALISIS HUBUNGAN SIKAP DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN Fe PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TIRTAMULYA

  • Cica Nurrohmah Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Diany Astuti Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Maulana Yusuf Alkandahri Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang, Karawang, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Stunting, Sikap, Pengetahuan, Kepatuhan, Fe (zat besi), Puskesmas

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang bersifat antargenerasi dan disebabkan oleh multifaktorial. Hasil studi membuktikan bahwa pengaruh faktor keturunan hanya berkontribusi sebesar 15%, sementara unsur terbesar adalah terkait masalah asupan gizi, hormon pertumbuhan dan terjadinya penyakit infeksi berulang. Salah satu asupan gizi yang perlu diperhatikan ibu hamil adalah zat besi (Fe). Tujuan penelitian untuk melihat hubungan sikap dan pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil di Puskesmas Tirtamulya. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian analitik prospektif dengan pendekatan korelasi.  Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Tirtamulya yang telah diuji dengan menggunakan metode Chi-Square, terdapat hubungan yang signifikan pada Puskesmas Tirtamulya dengan nilai p-value 0,001 (pv < 0,05) artinya, tingkat sikap memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil.

References

Bappenas. 2018. Daftar Wilayah Prioritas. Karawang.

Bingan, ECS. Hubungan Konsumsi Fe dengan Panjang Badan pada Anak Usia 12-24 Bulan. Media Informasi, 2019, 15(2): 115-120.

Dewi, PMS. 2011. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita Tb Paru dengan Kepatuhan Minum Obat Antituberkulosis di Puskesmas Lidah Kulon Surabaya. Skripsi. Universitas Airlangga. Surabaya.

Erwin, RG., Machmud, R., dan Utama, BI. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Kepatuhan dalam Mengkonsumsi Tablet Besi di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 2017, 6(3): 596-601.

Losong, NHF., dan Adriani, M. Perbedaan Kadar Hemoglobin, Asupan Zat Besi, dan Zinc pada Balita Stunting dan Non Stunting. Amerta Nutr, 2017, 1(2): 117-123.

Nurmala, I., Rahman, F., Nugroho, A., Erlyani, N., Laily, N., dan Anhar, V. 2018. Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.

Riskesdas. 2018. Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Utomo, L. 2017. Analisis Sikap Pustakawan Referensi dalam Melayani Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Semarang. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Yuniasri, EE., dan Candra, A. Pengaruh Suplementasi Seng dan Zat Besi terhadap Tinggi Badan Balita Usia 3-5 Tahun di Kota Semarang. Jurnal of Nutrition College, 2016, 5(4): 381-387.
Published
2020-11-13