ANALISA PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK FEE IJARAH (PSAK 107) TERHADAP PORTOFOLIO RAHN EMAS DI BANK SYARIAH

Yanti .

Abstract


ABSTRACT This study aims to explain the influence of the factors forming the portfolio Rahn Ijarah fee at Bank Syariah gold as an Islamic Financial Institutions that have a product based on Ijarah, and to analyze the compliance by the prevailing regulations in Indonesia, the DSN-MUI Fatwa No.27 / DSN- MUI / III / 2002 and PSAK 107, "Accounting for Ijarah". The results of this study indicate that it is basically BOPO affect the performance of the bank, which is to show whether the banks have been using all the factors of production with appropriate while the views of risk can be reduced by holding diversification is to buy various types of stocks (portofolio). It is clear that the calculation for results based not only on the amount of revenue or sales gained customers, but calculated from business profits generated customers, but investors have an interest to assess companies based on the feed back rate and prospects of investments financed by debt, the determination rental rates pawn goods not sufficiently representative to measure its impact on financial performance.Another result of this study showed that the application of the Ijarah transaction has been largely correspond to the one things arranged in such provisions, although there are some things that do not correspond with the Fatwa and PSAK. The mismatches are in recognition of the burden of maintenance performed by the tenant (musta'jir) sedangkah should have the burden of the responsibility of the lessor (mujjir). Keyword : Fee Ijarah, PSAK 107, portofolio Rahn
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh faktor-faktor pembentuk fee ijarah terhadap portofolio rahn emas pada Bank Syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah yang memiliki produk berdasarkan akad Ijarah, serta menganalisis kesesuaiannya berdasarkan ketentuan yang berlaku di Indonesia, yaitu Fatwa DSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 dan PSAK 107 tentang “Akuntansi Ijarah”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya BOPO berpengaruh terhadap kinerja bank, yaitu untuk menunjukan apakah bank telah menggunakan semua faktor produksinya dengan tepat guna sedangkan dilihat dari Resiko dapat dikurangi dengan mengadakan diversifikasi yaitu dengan membeli berbagai jenis saham (portofolio). Hal ini menjelaskan bahwa perhitungan bagi hasil tidak hanya didasarkan atas jumlah pendapatan atau penjualan yang diperoleh nasabah, namun dihitung dari keuntungan usaha yang dihasilkan nasabah, akan tetapi investor memiliki ketertarikan untuk menilai perusahaan berdasarkan feed back rate dan prospek investasi yang dibiayai oleh hutang, maka penentuan tarif sewa barang gadai tidak cukup mewakili untuk mengukur pengaruhnya terhadap kinerja keuangan.Hasil lain dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan transaksi Ijarah tersebut sebagian besar telah sesuai dengan hal-halyang diatur dalam ketentuan tersebut, walaupun ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan Fatwa dan PSAK. Ketidaksesuaian tersebut berada pada pengakuan beban pemeliharaan yang dilakukan oleh penyewa (musta’jir) sedangkah seharusnya beban tersebut merupakan tanggung jawab pemberi sewa (mujjir).

Kata kunci : Fee Ijarah, PSAK 107,Portofolio Rahn

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Adisti, F. (2008). Pengaruh Pemeriksaan Operasional Atas Investasi Terhadap Efektivitas Pengelolaan Portofolio Investasi. Bandung: Universitas Widyatama. Ahmad, K (2004). Dasar-dasar Manajemen Invetasi dan Portofolio. Jakarta: Rineka Cipta. Azis, M.A. (2013). Analisis Pengeruh Tingkat Sewa Modal, Jumlah Nasabah, Harga Emas dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Gadai Golongan C. Malang:Universitas Brawijaya.

Azizah. (2009). Perspektif Hukum Islam Terhadap Penerapan Prinsip Ijarah pada Praktik Tarif Jasa Simpan di Pegadaian Syariah Cabang Kusumanegara Yogyakarta. Yogyakarta: UIN.

Bank Indonesia. (2011). Statistik Perbankan Syariah Periode Desember 2010.

Bank Indonesia. (2015). Laporan Keuangan. Diakses Tanggal 13 Desember 2015 dari http.www.bi.go.id.

Bank Syariah Mandiri. (2015). Laporan Keuangan. Diakses pada 8 Desember 2015 dari http://www.syariahmandiri.co.id.

Bank Syariah Mandiri. (2015). Laporan Keuangan. Diakses pada 10 Desember 2015 dari http://www.syariahmandiri.co.id.

Bramantyo,D.P. (2006). Manajemen Resiko Korporat Terintegrasi. Jakarta: PPM. Darmawan, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rosda. Dendawijaya, L. (2005). Manajemen Perbankan. Jakarta: Ghalia Indonesia. Dewan Syariah Nasional. (2000). Fatwa DSN-MUI No. 09/DSNMUI/IV/2000. Dewan Syariah Nasional. (2002). Fatwa DSN-MUI No. 27/DSNMUI/III/2002. Dietrich, Andreas & Gabrielle Wanzenried. (2009). What Determines the Profitability of Commercial Banks? New Evidence from switzerland. pada tanggal 29 Desember 2012, dari website www.ssrn.com.

Fazlur, R.M. (2009). Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas UUS PT. Bank X Menggunakan Rasio Keuangan. Jakarta,UI.

Fauzan, F., Arfan M., & Darwanis. 2012. Pengaruh Tingkat Risiko Pembiayaan Musyarakah dan Pembiayaan Murabahah terhadap Tingkat Profitabilitas Bank Syariah (studi pada Bank Aceh Syariah cabang Banda Aceh). Jurnal Akuntansi, 2 (1): ISSN: 2302-0164.

Febrian, Dani. (2015). Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Pendapatan Pegadaian dan Harga Emas Terhadap Penyaluran Kredit Rahn Pada pegadaian Syariah di Indonesia. Jakarta, UIN.

Ghozali, H. Imam. 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati, D.N. (2012). Dasar-dasar Ekonometrika, Terjemahan Mangunsong , R.C., Jakarta : Salemba Empat.

Hakim, Cecep Maskanul. (2011). Problem Pengembangan Produk Dalam Bank Syariah. Tim Penelitian dan Pengembangan Bank Syariah. DPNP: TT.

Halim,A. (2005). Analisis Investasi. Jakarta: Salemba Empat. Hasan,U.B. (2008). Manajemen Resiko Bank Syariah. Malang: UIN. Husnan,S. (2003). Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta: BPPE.

Ikatan Akuntan Indonesia.(2009) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 107-Akuntansi Ijarah. Jakarta: Salemba Empat.

Irawan,F.S. (2012). Analisis Penerapan Transaksi Ijarah Muntanhiya Bittamlik (IMBT) Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 DAN PSAK 107 Serta Peraturan BAPEPAM-LK NO. PER-04/BL/2007. Jakarta: UI.

Jogiyanto, Hartono. (2003). Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisis 2. Yogyakarta: BPFE.

Kieso, D. E., Weygandt, J.J., and Warfield T.D. (2010). Intermediate Accounting, IFRS Edition, John Willey & Sons: New York.

Mabruroh. (2004). Manfaat dan pengaruh Rasio Keuangan dalam Analisis Kinerja Keuangan Perbankan. Yogyakarta : Benefit.

Muhamad. (2005). Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YPKN.

Munandar, A. (2011). Analisa Akad Rahn di Perum Pegadaian Syariah CabangKusumanagara. Yogyakarta: UIN.

Nasrah, M. (2008). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Return Bagi Hasil Deposito Mudharobah Muthlaqah. Jurnal Eksis Ekonomi Keuangan, 4 (1), 45-46/

Pandia, F. (2012). Manajemen Dana dan Kesehatan Bank. Jakarta:Rineka Cipta. Remy, S.S. (1999). Perbankan Islam dan Kedudukannya Dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti

Riza, K.S. (2012). Akuntansi Perbankan Syariah Berbasis PSAK Syariah Padang:Akademisi.

Riyanto, B.R. (2013) Manajemen Resiko Perbankan di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat

Salim, A. (2008). Asuransi dan Manajemen Resiko. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Sidabuntar, S.P. (2007). Analisis Pengaruh Kepemilikan Institusi, Net Profit Margin, Debt To Equity Ratio, Dan Rasio-Rasio Bank Terhadap Return on equity (Studi Empiris: Perusahaan perbankan Yang Listed di BEJ Periode 2003-2008 Semarang: Universitas Diponegoro

Soesilo, Zauhar.(2002). Reformasi Administrasi : Konsep, Dimensi & Strategi, Jakarta: Aksara.

Sudarsono, H.(2015). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, Edisi 4 Revisi.Yogyakarta EKONISIA Kampus Fakultas Ekonomi Islam Indonesia.

Sugiyono. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta Bandung.

Sunyoto, Dadang (2011). Analisis Regresi dan Uji Hipotesis. Yoyakarta: CAPS.

Wasilah., & Nurhayati. (2011). Akuntansi Syariah di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Wulandari, D.A. (2009). Analisis Faktor Pundamental Terhadap Harga Saham. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

Yusuf, Moh.(2010). Akuntansi Perbankan Syari'ah, Jakarta LPFE Usakti.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.